oleh

Larang Taruhan, Cegah Terjadinya Konflik

Siapkan Maklumat Soal Pilkada 2018

Kekhawatiran terjadi konflik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018 dirasakan Kepolisian Resort (Polres) Empat Lawang. Hal ini dibuktikan dengan rencana kepolisian untuk membuat Maklumat.

Muhammad Iqbal Bakti, Tebing Tinggi

Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro menyatakan bahwa pihaknya menjadikan Pilkada 2013 lalu sebagai pembelajaran. Sebab saat itu banyak konflik yang terjadi.

“Kami sangat menjadikan Pilkada 2013 pembelajaran, bahkan banyak terjadi pertumpahan darah. Jangan sampai 2018 nanti terulang sejarah kelam tersebut,” kata Bayu Dewantoro, Rabu (8/11).

Bayu menjelaskan, maklumat yang akan dibuat salah satu poinnya melarang keras praktik taruhan dalam Pilkada 2018.

“Fokus kita agar masyarakat tidak bertaruh,” tutur pria memiliki tinggi 192 Cm ini.

Objek yang ditaruhkan, sambung Bayu tidaklah main-main. Bahkan hingga rumah dan mobil.

“Kalau sudah bertaruh besar seperti itu, maka mereka akan sangat militan,” tuturnya.

Selain maklumat, Bayu menerangkan pihaknya akan melakukan sosialisasi ke desa-desa terkait larangan bertaruh. “Setiap jelang Pilkada selalu ada pengondisian yang kita lakukan, mudah-mudahan kondusif,” tuturnya.

Disamping itu, Polres Empat Lawang telah mengawasi perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) agar tidak ada keberpihakan.

“Kita terus awasi, jangan sampai ada partai politik yang memanfaatkan, karena jika sudah ada yang memanfaatkan maka netralitas tidak akan terjaga sehingga konflik kemungkinan terjadi,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Empat Lawang, Windera Syafri pernah menjelaskan potensi konflik bisa diminimalkan jika kepolisian siaga di setiap kecamatan atau setiap desa.

“Biasanya rawan terjadinya konflik itu saat penghitungan suara, polisi harus siaga di setiap desa,” sarannya.

Ia menambahkan, DPRD sangat mendukung semua rencana kepolisian untuk menjaga stabilitas keamanan saat dan sesudah Pilkada.

“Saya sangat mendukung semua rencana kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan,” tuturnya. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita