oleh

Laporan Tidak Ditindaklanjuti

Mulyadi Minta Dewan Fasilitasi

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Mulyadi, warga dusun II Desa Anyar, Kecamatan Muara Lakitan belum lama ini mendapatkan kejadian yang kurang mengenakan. Ia diancam oleh tetangganya, Geofani saat akan memasang pipa paralon untuk pembuangan air di rumahnya. Namun laporan yang ia buat ke Polsek Muara Lakitan, sampai saat ini belum juga ditindaklanjuti oleh pihak Polsek.

Hal ini membuatnya mendatangi kediaman anggota Komisi I DPRD Kabupaten Musi Rawas, Wahisun Wais Wahid dan Koordinator FPR Andi Lala. Kedatangannya tersebut, agar keluhannya tersebut bisa disampaikan langsung ke pihak Polsek.

“Kejadiannya sudah cukup lama, 11 November yang lalu. Pada saat itu, tepatnya pukul 15.30 WIB saya ingin memasang pipa paralon untuk pembuangan air. Tiba-tiba disamping rumah saya, Geofani datang dan meminta ingin bertemu. Setelah bertemu, dia sudah membawa sebilah perang. dia marah sambil mengejar saya. Untungnya bisa dihentikan oleh empat saksi mata, termasuk istri saya,” cerita Mulyadi, Selasa (21/11).

Karena merasa terancam dan malu, ia pun melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Muara Beliti. Namun sayangnya, hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari pihak kepolisian.

“Padahal, sampai saat ini saya masih merasa terancam dan malu. Pihak Kades sudah mengajak untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Kita pun bersedia, dengan catatan proses hukum tetap berjalan. Namun bagaimana mau diproses, kalau sampai saat ini belum ditindaklanjuti. Makanya hari ini saya sampaikan keluhan saya ini ke anggota dewan, selaku wakil rakyat serta FPR. Dengan harapan keduanya bisa memfasilitasi keluhan saya,” tegasnya.

Anggota Komisi I DPRD Musi Rawas, Wahisun Wais Wahid usai mendengarkan keluhan Mulyadi mengatakan, sangat menyayangkan hal ini.

“Kenapa laporan dari warga, tidak segera ditindaklanjuti. Untuk itu, kami dari legislatif juga mendesak pihak Kapolsek untuk segera menindaklanjuti laporan ini. Kenapa terkesan laporan dari masyarakat, tidak ditanggapi. Terbukti mereka justru melaporkan kejadian ini ke kita. Kita berharap, pihak Polsek segera tanggapi laporan ini secara profesional,” tegasnya.

Jangan sampai, ada kesan dari masyarakat polisi sudah berpihak.

“Dan berdampak, masyarakat tidak percaya lagi dengan pihak kepolisian. Wajar kalau kasusnya seperti ini. Warga merasa terancam, ketika sudah membuat laporan namun malah tidak ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Senada dengan Koordinator FPR Andi Lala, yang juga mendesak pihak Polsek Muara Lakitan untuk segera menindaklanjuti laporan Mulyadi.

“Kalau tidak, jangan salahkan warga ketika mereka lakukan hal yang tidak diinginkan. Karena bisa saja warga bersama FPR melakukan aksi atau pemortalan, untuk meminta pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan Mulyadi,” tegasnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita