oleh

Lapor SPT Online Lebih Cepat dan Mudah

KUTIPAN
Kepala KPP Pratama Lubuk Linggau, Ronny Johannes Purba:
“Wajib pajak yang mengalami kesulitan dalam pelaporan pajak, bisa langsung datang ke Kantor Pajak, dan pegawai kami siap membimbing wajib pajak dalam pelaporan SPT tahunannya…”
LUBUKLINGGAU – Pelaporan Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) tahunan yang saat ini dilakukan secara online. Dengan begitu, proses pelaporan akan lebih cepat dan mudah. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Lubuk Linggau, Ronny Johannes Purba, Senin (28/1).

“Bagi wajib pajak yang mengalami kesulitan dalam pelaporan pajak, bisa langsung datang ke Kantor Pajak, dan pegawai kami siap membimbing wajib pajak dalam pelaporan SPT tahunannya,” terang dia, kemarin.

Dijamin pelaporan secara online ini, kata Ronny, akan memudahkan para wajib pajak, tidak sampai 15 menit akan selesai.

Berdasar data dari KPP Pratama, ada 12.945 wajib pajak Kota Lubuklinggau, 8.518 wajib pajak dari Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan 3.348 wajib pajak Musi Rawas Utara (Muratara) yang harus melaporkan SPT tahunannya.

Untuk mendukung itu semua, lanjutnya, KPP Pratama Lubuk Linggau telah menyiapkan sarana dan prasarana, bahkan jika ada wajib pajak yang tidak mengerti akan diajari dan dituntun sampai tuntas.

“Saya garis bawahi ya! ‘Diajari sampai tuntas’, tidak dibantu untuk mengisi, tetapi dituntun dan diajari dalam penggunaan sarana yang ada. Jangan sampai kami dianggap yang mengisi SPT-nya,” jelasnya.

Selanjutnya, keunggulan lainnya pelaporan secara online adalah semua data cepat masuknya, wajib pajak juga tidak akan mengalami kesulitan saat pelaporan, tidak perlu ke kantor pajak, di rumah melalui gadget sendiri juga bisa.

“Awalnya saja memang yang mengharuskan kita belajar, tetapi tahun selanjutnya para wajib pajak akan merasakan kemudahan dari pelaporan secara online ini. Dan kita sudah dari 5 tahun yang lalu telah menggunakan secara online. Memang ada kesulitan wajib pajak yang merasa belajar menggunakan internet jadi hambatan, tapi mau nggak mau penggunaan secara online harus kita lakukan. Tetapi bukan berarti yang manual kita tolak, tapi kita mengharapkan kesediaan para wajib pajak untuk online, tentunya perlu waktu dan edukasi,” paparnya.

Pihak KPP Pratama juga menyadari kesulitan para wajib pajak yang lokasinya jauh dan jaringan internet yang sulit.

“Nah, jika di lokasi wajib pajak tidak ada jaringan atau susah jaringan, tidak apa ke kantor pajak, kami menyediakan fasilitasnya. Dan yang betul-betul tidak bisa sama sekali, kan ngantre yang cukup lama. Mudah-mudahan kesulitan saat ini dimaknai untuk perubahan yang lebih baik,” ungkapnya.

Untuk tenggat waktu pelaporan SPT tahunan, batasnya 31 Maret 2019 untuk orang pribadi sedangkan untuk badan tenggat waktu 30 April 2019.

Didampingi Ketua Satgas Penerima SPT Anom Maulana, Ronny juga mengatakan akan ada sanksi bagi yang telat atau tidak melaksanakan pelaporan SPT tahunan yakni denda sesuai aturan Undang-Undang.

Sebagai langkah KPP Pratama Lubuk Linggau memberikan edukasi kepada masyarakat, KPP Pratama Lubuk Linggau akan mengadakan sosialisasi di pasar, Pemda, Pemkot, Pemkab, berbagai Satker ataupun lembaga instansi di Kota Lubuklinggau, Kabupaten Mura dan Muratara, April 2019 mendatang. (rrf)

Rekomendasi Berita