oleh

Lapas Narkotika Muara Beliti Siap Sukseskan Program Rehabilitas dan Pelatihan Kemandirian Kemenkumham Sumsel

“Bebas Korupsi, Bebas Narkoba dan Bebas Corona”

LINGGAUPOS.CO.ID – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Selatan Ajub Suratman, Selasa (24/3/2020) pukul 10.00 WIB memberikan arahan dan bimbingan di Lapas Narkotika klas IIA Muara  Beliti, dalam program rehabilitas sosial dan pelatihan kemandirian bagi warga binaan kepemasyarakatan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Lapas Narkotika, di hadiri Wakil Bupati Musi Rawas Hj Suwarti, Kadivpas Kemenkum dan Ham Sumsel Giri Purbadi, Kalapas Muratara, Kepala BNN Kota Lubuklinggau AKBP HImawan Bagus Riyadi, BNN Musi Rawas, Kasat Narkoba Polres Lubuklinggau Iptu Sofian Hadi, perwakilan Kodim, dan lainnya.

Acara cukup meriah karena diwarnai dengan penampilan video singkat profil Lapas Narkotika Muara Beliti, serta yel-yel dan tari kreasi dari warga binaannya.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Rudik Erminanto menyampaikan bahwa kegiatan arahan dan bimbingan ini merupakan sebagai semangat menuju WBK. Walupun lagi wabah corona, namun semangat terus demi WBK

Ia mengatakan, jumlah penghuni Lapas Narkotika 827 orang dengan napi laki-laki ada  806 orang  dan sisanya perempuan 21 orang. Program  rehabilitas berjalan dengan bekerjasama dengan BNN, Dinas Kesehatan dan Konselor narkoba.

“2020 ini ada 500 orang untuk rehab, dibagi per semester  dengan tiap semester 250 orang. Rehab  dianggarkan oleh negara melalui APBN dengan dana Rp1,6 milyar untuk 500 orang. Harapan dengan rehap, pengguna narkoba bisa bersih dari narkoba  dan bisa insaf, serta kembali ke jalan yang benar,” harapanya.

Sedangkan pelatihan mandiri  ada 80 orang  di bagi 20 orang dengan empat kegiatan  yakni otomotif, pelatihan komputer, pelatihan kelistrikan dan Las dengan kerja sama langsung dengan instruktur langsung dari Disnaker Mura dan BLK Kota Lubuklinggau. Kegiatan dilakukan selama 19 hari yang mulai dari awal Maret.

“Seluruh napi akan mendapatkannya, yang dibagi beberapa tahap, 2020 ini ada 340 napi dibagi dengan 17 kegiatan. Untuk syaratnya yang memiliki semangat untuk maju dan yang telah memiliki keterampilan untuk dikembangkan lagi,” katanya.

Sementara Wakil Bupati Musi Rawas Hj Suwarti menyampaikan menyambut baik dengan dilaksanakannya pelatihan kemandirian binaan pemasyarakatan Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti. Kegiatan pelatihan kemandirian ini merupakan bekal bagi warga binaan supaya berdaya guna dan mandiri sehingga diterima di lingkungan masyarakat dengan lebih baik.

“Saya pesan kepada saudara, setelah mendapatkan skill pengetahuan atau keterampilan maka manfaatkaniah itu dengan baik, pilih salah satu potensi daerah kita yang melimpah ini menjadi usaha saudara,” katanya.

Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ajub Suratman menyampaikan berdasarkan instruksi Presiden, karena Indonesia darurat narkoba, maka baik pemerintah, Polri, TNI  dan  seluruh lapisan masyarakat sama-sama nyatakan perang untuk narkoba.

“Selain darurat narkoba ada juga timbul adalah virus corona, jadi dunia ini hanya sementara dengan akhirat selama-lamanya, mari kita bertobat dan berbuat baik. Selalu lakukan ibadah baik dalam kehidupan sehari-hari,  karena dalam ibadah kita tidak takut mati, dan siap menghadapi maut,” katanya

Ia juga mengajak agar sama-sama bebas narkoba dan korupsi. “Saya perintahkan kepada Kalapas jangan ada lagi kunjungan untuk sementara, mari kita sabar karena pemerintah sekarang lagi perang dengan virus corona. Selain itu kemarin ada penyemprotan desinfektan, dan hand sanitizer serta masker selain itu mari kita hidup bersih,” katanya.

Bagi warga binaan yang  mendapat rehab mari ikuti sungguh-sungguh rehap tersebut agar nantinya bersih dari narkoba, selain nanti bisa  itu juga pelatihan pembinaan pemasyarakatan yakni dengan pelatihan kemandirian. “Dengan pelatihan mandiri bisa memulai hidupnya apabila kembali ke masyarakat dan jangan kembali lagi ke lapas narkotika,” jelasnya.(*)

Rekomendasi Berita