oleh

Lapas Laksanakan Komitmen Perjanjian Kerja

MUSI RAWAS – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Lubuklinggau melaksanakan Komitmen Perjanjian Kinerja Tahun 2019. Hal itu disampaikan Kepala Lapas Narkotika Kelas II A Lubuklinggau, Suyatna didampingi KPLP, Syaikoni saat ditemui di ruangannya, Kamis (10/1).

Bahwa komitmen pelaksanaan janji kinerja tahun 2019 ini, tidak lain guna meningkatkan satuan kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Lapas Narkotika Lubuklinggau.

Selain itu berusaha meningkatkan kompetensi dan mengembangkan potensi diri, sesuai dengan kebutuhan dan tuntunan pelaksanaan tugas dan fungsi melalui e-learning.

Kemudian, melaksanakan dan mengembangkan e-Government serta tertib perkantoran dalam rangka mewujudkan Good Governance, mengembangkan dan melaksanakan budaya kerja dan kolaborasi dalam rangka meningkatkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Serta menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), dan menjalankan peran sebagai perekat pemersatu bangsa dalam bingkai NKRI di dalam Lapas.

Menurutnya, adapun bentuk komitmen ini yakni melaksanakan target-target yang telah disepakati, demikian juga dengan perencanaan zona integritas dan penandatangan fakta integritas mewujudkan Kementerian Hukum dan HAM bersih bebas dari korupsi.

Perjanjian kinerja ini menjadi catatan awal tahun, bagi para PNS hasil rekrutmen 2017 dan CPNS hasil rekrutmen 2018. Sebab telah diserahkan SK pengangkatan sebagai PNS kepada 17.521 orang hasil rekrutmen 2017, dan SK CPNS kepada 1.980 orang hasil rekrutmen 2018.

Jadi, para ASN dan calon ASN Kemenkumham yang telah lulus seleksi dan telah menempuh pentahapan pembinaan dan dilakukan secara berkelanjutan, di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk di Lapas Narkotika Kelas II A Lubuklinggau ini.

“Kedepannya kita harus semakin progresif dalam mencapai target-target secara tepat waktu,” kata Suyatna.

Pihaknya segera melakukan kolaborasi dengan seluruh stakeholder, kemudian persoalan-persoalan yang masih belum terselesaikan kiranya secapatnya bisa diselesaikan ditriwulan pertama tahun ini.

“Saya meminta seluruh jajaran pegawai dibawah Kemenkumham, untuk tetap fokus melaksanakan prioritas nasional,” imbaunya. (dlt)

Rekomendasi Berita