oleh

Lantik Pengurus PCNU, Rais Aam NU Minta Organisasi Ditata Secara Modern

LINGGAUPOS.CO.ID – Rais Aam PPNU KH Miftachul Akhyar, Sabtu (22/2/2020) menghadiri melantik Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PC NU), PC Muslimat NU dan PC patayat NU Lubuklinggau periode 2020-2025, serta menghadiri peringatan Harlah NU di Lubuklinggau.

Kegiatan dilaksanakan di Gedung Kesenian dihadiri langsung Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe, staf khusus menteri ketenagakerjaan Titik Masudah,  Anggota DPR RI Komisi 9 Nur Nadlipah, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau H Rodi Wijaya, Wakil Bupati Muratara H Devi Suhartoni, Sekda Kota Lubuklinggau H Rahman Sani, Ketua Pengadilan Agama H Muklis, Ketua MUI  Kota Lubuklinggau Saipul Hadi,  Toko Agama, LPA, FKUB, cendikiawan, dan ribuan peserta Banom NU Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Kegiatan juga di meriahkan juga oleh penampilan Hadro dari Ponpes Ittihadul Ulum Pimpinan Arianto.

Ketua PC NU Kota Lubuklinggau Gus Ahmadi menyampaikan ucapan terimakasih sebesarnya kepada panitia yang bekerja keras dengan kegiatan ini, sehingga berjalan sukses. Ia juga mengucapan terimakasih juga kepada Wali kota Lubuklinggau.

Gus Ahmadi yang juga Pimpinan Ponpes Ulul Albab, mengatakan bahwa NU di Lubuklinggau langsung ditopang oleh Pemkot Lubuklinggau baik berupa  bantuan gedung NU di Petanang dan kendaraan operasional.

Bahkan NU juga akan diberikan kendaraan ambulance. Semuanya dilakukan untuk keberlangsungan organisasi NU di Lubuklinggau.

Serta dalam waktu dekat ini NU akan membuka Klinik Kesehatan NU. Warga NU yang akan berobat cukup bawa kartu anggota NU dan bayar administrasi sebesar Rp2.000  maka obat-obatan di berikan secara gratis.

“Program klinik kesehatan Nahdatul Ulama ini merupakan kerjasama NU dengan Kementrian kesehatan RI dan juga Dokter-dokter akan memberdayakan warga NU.Maka dengan itu mari kita berikral dan berhikmah, mari kita membahu bersatu padu dengan untuk berhikmah kepada NU dan sama-sama membesarkan NU dalam membangun Kota Lubuklinggau.

Sementara Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana putra Sohe menyampaikan suatu kebanggaan Raais Aam NU mau hadir di Kota Lubuklinggau. “Atas nama Pemkot dan pribadi selamat kepada NU dan Fatayat Lubuklinggau yang dilantik semoga kedepannya bisa membangun sinergi dalam membangun Kota Lubuklinggau,” katanya.

Rais Aam NU KH MIftahul Akhyar mengatakan NU  dan Muslimat bersama perangkat adalah organisasi yang diridohi oleh Allah karena SK-nya para auliah. “NU diurus walaupun tidak diurus NU tetap berjalan, kebenaran tanpa di miliki dan tanpa ditata tetap bertahan, eksis NU bisa berkualitas apabila manajemen diberlakukan dalam suatu organisasi,” katanya.

Ia juga berpesan bahwa NU merupakan organisasi terbesar di Indonesia, yang berdasarkan hasil penelitian hampir 75 % pemilih di Indonesia adalah warga NU. Besarnya warga NU ini belum terorganisasi secara moderen dan terkadang selalu dimanfaatkan oleh organisasi politik yang untuk kepentingan sesaat.

Untuk itu ia menginstruksikan kepada pengurus PC NU, Fatayat NU, Muslimat NU Kota Lubuklinggau untuk menata kembali organisasi secara modern dan melayani kebutuhan umat.(*)

Rekomendasi Berita