oleh

Lahat Sabet Dipa 2018 Dari KPPN

LINGGAU POS ONLINE, LAHAT – Untuk yang keempat kalinya, Kabupaten Lahat meraih Dipa tahun 2018. Tidak hanya Dipa saya yang diserahkan oleh pemerintah pusat melalui KPPN Lahat, namun Lahat juga kebagian Dana Alokasi Khusus dan Dana Desa (DD) 2018.

Tidak hanya Lahat saja yang meraih Dipa 2018, namun ada juga dari empat kabupaten/kota di Sumatera Selatan (Sumsel) meraih hal yang sama, seperti Kota Pagaralam, Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten PALI.

Penyerahan tersebut diberikan secara simbolis di Ballroom Hotel Grand Zuri Lahat, Kamis (21/12)

Dalam sambutannya, Kepala KPPN Lahat, Londro Sardi mengatakan, wajar jika Kabupaten Lahat meraih Dipa tahun anggaran 2018 sebagai mitra kerja KPPN Lahat dan Dana Alokasi Khusus serta DD, karena Kabupaten Lahat sudah empat kali berhasil meraih WTP dari BPK.

“Kami ucapkan selamat kepada Pemda Lahat yang akan menerima reward sebesar Rp 25.250.000.000 dari pusat. Dan mengapa kita berikan reward ini, karena Kabupaten Lahat sudah berhasil meraih WTP empat kali berturut turut,”katanya.

Diungkapkan lagi olehnya, khusus untuk DD, katanya semuanya relatif aman dan dapat disalurkan semuanya. Hal ini sebagai upaya percepat pembangunan yang ada di desa.

“KPPN juga menyerahkan Dana Alokasi Khusus dan DD ke lima kabupaten/kota. Untuk kita ketahui semua, DD ini semuanya relatif aman dan bisa tersalurkan semuanya,” ungkapnya.

Tak hanya itu saja, penyerahan Dipa tahun 2018 serta Dana Alokasi Khusus dan DD merupakan cerminan dari keinginan bersama agar proses pembangunan dapat berlangsung lebih tepat waktu, yakni awal tahun 2018.

“Hal ini diharapkan akan memberikan dampak yang lebih besar terhadap kegiatan perekonomian. Sehingga masyarakat nantinya dapat menikmati hasil pembangunan secara lebih cepat, pembangunan bisa berjalan dengan baik,”tandasnya.

Sementara itu, Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai SE mengucapkan selamat kepada penerima Dipa tahun 2018 dan Dana Alokasi Khusus serta DD.

“Saya ucapkan selamat atas keberhasilannya dalam meraih Dipa 2018. Dan bagi kepala dinas yang menerima Dana Alokasi Khusus fisik saya ingatkan untuk terus bekerja,” ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan ada kebiasaan yang selalu menjadi kendala. Di mana kebiasaan tersebut adalah banyaknya potongan dana DAU. Bahkan dirinya sepakat adanya potongan dana DAU, namun pemotongan dana DAU tersebut jangan dilakukan sejak adanya kegiatan yang sedang berjalan.

“Saya harapkan kedepannya terus selalu di tingkatkan lebih baik lagi,” pintanya (02)

Komentar

Rekomendasi Berita