oleh

Lagi, Siswa MAN 1 Harumkan Nama Sekolah Raih Lima Juara Festival Bahasa dan Seni

Linggau Pos Online,

Jangan pernah merasa hebat. Serius, dan disiplin adalah kunci dipegang teguh oleh siswa siswi MAN 1 Model Lubuklinggau setiap mengikuti kompetisi.Hal ini disampaikan Ghaitsa Hamada peraih Juara 2 Lomba Drama Monolog pada Festival Seni dan Budaya yang diadakan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa dan Seni STKIP PGRI Lubuklinggau, Senin (29/1).

Dengan memegang prinsip serius dan disiplin itu, utusan MAN 1 Model Lubuklinggau berhasil unggul dan meraih 5 juara dalam festival yang digelar di Balai Embun Semibar ini.

“Alhamdulillah, dari 4 kategori yang kita ikuti, kita berhasil meraih 5 juara sekaligus, diantaranya Juara 1 Debat Bahasa Inggris oleh Dea Radika Putri, Imam Fitrah dan Jihan Nabila. Selain itu juara 1 Festival Band oleh Colestrol Band yang terdiri dari Filza, Zulfan, Deka, Dharma Bintang, Rika Senia dan Bagas. Juara 2 Drama monolog oleh Ghaitsa Hamada, Juara Harapan 2 Drama Monolog oleh Dandi, serta Juara 2 Paduan Suara yang diraih oleh tim padus Bahana Mansadel,”ungkap Pembina Seni MAN 1, Efran Yosika didampingi Waka Kesiswaan MAN 1 Hj Annisah, di ruang kantor, Selasa (29/1).

Selain 3 hal diatas, menurut Efran menjadi bagian dari siswa siswi dan ciptakan chemistry juga merupakan langkah yang selalu diterapkannya ketika membimbing anak-anaknya dalam berkegiatan.

“Selain itu latihan rutin dan selalu menanamkan kepada diri siswa siswi agar harus berkompetisi dengan sportif. Saya berharap anak-anak tidak cepat merasa puas, jangan cepat merasa berbangga diri dengan prestasi ini, karena semuanya masih terus berproses, semangat latihan, dan berprestasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Model Lubuklinggau, Taslim melalui Waka Kesiswaan, Hj Annisah juga bersyukur para siswa siswinya bisa meraih hasil terbaiknya dalam ajang ini.

“Alhamdulillah, kami sebagai guru pastinya sangat bangga dan mengapresiasi apa yang telah diraih [para siswa siswi ini. Namun saya berpesan, prestasi ini tidak membuat siswa maupun pembina dan pembimbing terlalu larut dalam euforia kebanggaan. Tetaplah senantiasa belajar dan berinovasi, rendah hati dan tidak pernah menganggap remeh peserta dalam setiap eventnya,”ungkapnya.

Annisah berharap, siswa-siswinya ini dapat selalu mengambil pembelajaran dari setiap kelebihan yang dimiliki orang lain dan senantiasa mengintrospeksi diri, agar kedepannya bisa lebih baik lagi. (*)

Rekomendasi Berita