oleh

Lagi, KTNA Lubuklinggau Juara Umum 2

Catatan Prestasi Peda KTNA XIII Tingkat Sumsel

Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Lubuklinggau mampu mempertahankan performa pada Pekan Daerah (Peda) KTNA XIII Tingkat Sumatera Selatan (Sumsel) 24-28 Juni 2019. Tim Peda dibawah tanggung jawab Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lubuklinggau, Ir Subandio Amin ini mempertahankan gelar juara.

Laporan Sulis, Lubuklinggau

LINGGAU POS ONLINE – KTNA Kota Lubuklinggau menyabet Juara Umum 2 Peda KTNA XIII Sumsel. Sementara tuan rumah Musi Banyuasin (Muba) jadi Juara Umum I.

Ketua KTNA Kota Lubuklinggau, Hermanto menjelaskan ada 70 petani, 15 pendamping,10 koordinator kegiatan dan 5 peninjau yang hadir mewakili KTNA Lubuklinggau pada Peda KTNA XIII Sumsel di Muba.

Pada kegiatan itu, mereka melakukan temu wicara, temu agribisnis, temu karya petani, lomba keilmuan, olahraga prestasi dan keakraban, studi banding dan widyawisata, festival seni dan budaya daerah.

“27 cabang lomba 27 kami ikuti semua,” tutur Hermanto, Senin (1/7).

Hasilnya, diperolehlah lima medali emas dari tarik tambang putra, dagongan putra, dagongan putri, gebuk bantal putra dan hadang gelar putra.

Sementara dari cabang bakiak putri dan tari kreasi KTNA Kota Lubuklinggau meraih medali perak.

Tak hanya itu, KTNA Kota Lubuklinggau juga meraih medali perunggu dari cabang lomba gitar tunggal dan bakiak putra.

Menurut Hermanto, suksesnya KTNA Kota Lubuklinggau mempertahankan gelar Juara Umum II Peda KTNA XIII Sumsel membuktikan persiapan yang matang dari tim Peda dibawah tanggung jawab Ir Subandio Amin MM (Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lubuklinggau pada Bidang Penyuluhan Asrifudin dan Iwan Desta.

“Kedepan kami akan berlomba di Pekan Nasional (Penas) KTNA XVI Padang. Khusus untuk KTNA kami diminta 2020 punya program padat karya. Selain itu, ada juga bantuan sosial Alat Mesin Pertanian (Alsintan) bagi kelompok agribisnis dari Gubernur Sumsel. Beliau sudah menerima ajuan kami. Insya Allah realisasinya tahun 2020. Ini rangsangan untuk kelompok-kelompok produktif KTNA, dari kota kami difasilitasi kantor sekaligus untuk toko tani dan pemasyarakatan oleh-oleh khas Lubuklinggau yang asli,” jelasnya.

Ada beberapa produk unggulan anggota KTNA Kota Lubuklinggau. Pertama, gula merah/aren kemasan 200 gr per mangkuk laku sangat luar biasa dan telah menjangkau seluruh kota di Sumsel bahkan Jambi.

Satu lagi, kata Hermanto, ikan patin dan nila salai aneka rasa produksi Mas Eriyanto Sumber Agung telah menyentuh pasar-pasar modern seperti di Hypermart Lippo Plaza, JM Deptstore dan sedang tahap negosiasi dengan Alfamart dan Indomaret.

“Sekarang Nila Salai itu sudah beredar sampai ke Lampung, Jambi dan Bengkulu,” terang dia.

Satu lagi, Anggota KTNA Kota Lubuklinggau Pak Cipto mampu membuat rekayasa teknologi tepat guna. Salah satu yang berhasil yakni diciptakannya alat mesin penampi beras, alat fogging sederhana bahan baku minyak serei produk perusahaan Pak H SN Prana Putra Sohe (Walikota Lubuklinggau).

Hermantor menuturkan KTNA Lubuklinggau tetap akan fokus untuk pembinaan kelompok usaha agribisnis baik olahan maupun pasar hasil budidaya.

“Terbukti anggota kami sudah ada dua, yakni Wasis dan Kaswadi dengan usaha lumbung pangan mampu mengirim beras premium bersubsidi untuk pasar induk sebulan sampai 20 ton. Alhamdulillah sudah jalan dua tahun tanpa komplain dari Bulog dan pasar induk,” imbuhnya. (*)

 

Rekomendasi Berita