oleh

Kurir Sabu Dituntut Hukuman Mati

LINGGAUPOS.CO.ID- Karena tidak adanya hal-hal yang meringankan, pengedar narkotika jenis sabu dengan barang bukti sebanyak 25 kg bernama Taufik Hidayat diganjar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel Nenny Karmila SH dengan pidana mati.

Hal itu dibenarkan Kasi Penkum Kejati Sumsel Khaidirman SH MH, dikonfirmasi Jumat (11/6). Dia menjelaskan poin-poin pertimbangan JPU dalam menuntut pidana mati terhadap terdakwa.

“Selain tidak adanya hal yang meringankan, banyaknya barang bukti yang didapat yakni seberat 25 kg juga sebagaimana pasal yang dijerat jaksa kepada terdakwa yakni Pasal 114 ayat (2) yakni sebagai pengedar,” terang Khaidirman.

Atas tuntutan itu, tambah Khaidirman, terdakwa yang dihadirkan secara virtual dihadapan majelis hakim PN Palembang diketuai Eddy Cahyono SH MH, Kamis (10/6) kemarin melalui penasihat hukumnya akan mengajukan pembelaan atas tuntutan penuntut umum (Pledoi).

Dikonfirmasi terpisah, Trias SH, penasihat hukum terdakwa belum mau berkomentar banyak mengenai tuntutan pidana mati terhadap kliennya, dikarenakan masih menyusun upaya hukum pledoi yang akan disampaikan secara tertulis pada persidangan yang akan datang.

Sebagaimana dalam dakwaan penuntut umum diketahui terdakwa Taufik Hidayat alias Opik diminta oleh seorang bernama Rahman (DPO) untuk mengambil paket yang di maksud di Kabupaten PALI, lalu dihantarkan ke kawsan Kota Sekayu.

Taufik Hidayat menyetujui perintah tersebut dengan imbalan yang dijanjikan oleh Rahman (DPO) sebesar Rp15 juta.

Dengan menggunakan mobil, Taufik langusng menuju lokasi yang telah ditentukan, dan setibanya di Jalan Palembang-Sekayu, jalur Simpang Empat Balai Agung, Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, terdakwa menemui dua orang yang tidak dikenal, yang meletakkan 1 kardus berwana coklat ke dalam mobil yang dikendarai terdakwa.

Tak lama kemudian, petugas dari Direktorat Reserse Narkotika Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melakukan penangkapan terhadap terdakwa, namun 2 orang laki-laki tersebut melarikan diri dengan mengendarai mobilnya.(sumeks.co)

Rekomendasi Berita