oleh

Kurir Sabu Berupah Rp 50 Ribu Diringkus

LINGGAU POS ONLINE, EMPAT LAWANG – Jangan coba-coba menjadi kurir sabu. Bisa ditangkap polisi karena melanggar hukum. Seperti dialami Edi Irawan (25), merupakan kurir sabu di wilayah tempat tinggalnya Desa Kebon Jati, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) Kabupaten Empat Lawang, Selasa (7/11).

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa lima paket kecil sabu siap pakai dengan total 0,75 gram beserta alat hisap. Di hadapan Polisi, tersangka yang bekerja sebagai petani ini mengaku baru menjalani pekerjaan sebagai kurir sabu sejak dua minggu terakhir.

“Baru dua minggu pak jadi kurir sabu, awalnya sejak enam bulan yang lalu saya pertama kali pakai karena hanya ingin coba-coba bagaimana rasanya pakai sabu,” ungkap Edi, Selasa (7/11) di Mapolres Empat Lawang.

Selain itu, ia juga mengaku, barang haram tersebut didapat dari seorang temannya yang diduga pengedar sabu di desanya berinisial J (DPO) dan baru lima kali melakukan transaksi dengan upah sebesar Rp 50 ribu dalam sekali antar.

“Dari J pak, upah yang ia kasih Rp 50 ribu dalam sekali antar. Selain itu saya juga dapat upah pakai gratis,” lanjutnya.

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Empat Lawang, AKP Joni Indrajaya mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi satu minggu yang lalu dan langsung melakukan penyelidikan sebelum menangkap tersangka di rumahnya, usai melakukan undercover buy.

“Setelah melakukan penyelidikan, kita langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka di rumahnya Senin lalu,” katanya.

Saat ini lanjut Joni, tersangka beserta barang bukti sudah diamankan. Pihaknya masih akan melakukan pendalaman terhadap tersangka untuk memburu J yang hendak ditangkap tidak berada di kediamannya.

“Kita masih melakukan pendalaman, dan untuk tersangka akan dijerat Pasal 112 dan 114 KUHP dengan ancaman kurungan minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara,” ungkapnya.(04)

Komentar

Rekomendasi Berita