oleh

Kurir Narkoba Tuntut Didenda Rp 1 Milyar

LINGGAUPOS.CO.ID- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau Supriansyah menuntut Terdakwa Rudi Hartono (40) dengan hukuman 13 tahun kurungan penjara, denda Rp 1 milyar dengan subsider tiga bulan penjara.

Tuntutan itu dibacakan JPU di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau, Selasa (13/4/2021) sekira pukul 10.00 WIB.
Sidang secara tertutup ini, diketuai Majelis Hakim Imam Santoso dengan Hakim Anggota Yulia Marhaena dan Amir Rizki Apriadi dan Panitera Pengganti (PP) Wahyu Agus Susanto. Sementara terdakwa didampingi Penasehat Hukum dari Pos bantuan Hukum (Posbakum) PN Lubuklinggau.

Terdakwa yang merupakan warga Dusun II, Desa Lubuk Tua, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura) disidangkan karena jadi kurir sabu dengan berat netto 180,61 gram dan enam butir ekstasi dengan berat netto 1,635 gram.

JPU Kejari Lubuklinggau, Supriansyah dalam tuntutannya mengungkapkan, berdasarkan fakta persidangan, terdakwa secara sah melanggar Pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) UU Republik Indonesia (RI) No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Maka terdakwa dituntut hukuman 13 tahun penjara.

Supriansyah menegaskan, hal yang memberatkan, karena perbuatan terdakwa merusak generasi bangsa, dan tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantas narkotika, sedangkan yang meringankan, terdakwa berterus terang dan sopan dalam persidangan.

Ketua Majelis Hakim, Imam Santoso lalu bertanya kepada terdakwa atas tuntutan tersebut.
Terdakwa secara lisan memohon keringanan. Terdakwa mengaku memiliki keluarga, dan menyesal sekaligus berjanji tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Sementara JPU saat ditanya Hakim tetap pada tuntutan. Atas permohonan lisan terdakwa, Ketua Majelis Hakim akan memikirkan dan akan melanjutkan sidang, Selasa (20/4/2021) dengan agenda putusan.

Kronologis kejadian yang membuat terdakwa disidang, Kamis 3 Desember 2020 sekira pukul 09.00 WIB Anggota Sat Narkoba Polres Lubuklinggau mendapatkan informasi dari masyarakat kalau di kost Terdakwa Rudi Hartono di Jalan Teladan, RT 01, No 13, Kelurahan Bandung Kiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat 1 kerap ada transaksi jual beli narkotika jenis sabu.

Menindak lanjuti informasi tersebut, sekira pukul 12.00 WIB Anggota Sat Narkoba Polres Lubuklinggau menuju rumah terdakwa. Sesampai di lokasi, Polisi melihat Terdakwa Miko (DPO) tergesa-gesa dan melarikan diri saat melihat kedatangan Polisi. Polisi langsung masuk ke rumah terdakwa dan melakukan penggeledaan.

Polisi menemukan dua klip besar sabu netto 99,15 gram, sebuah klip plastik berisikan enam butir ekstasi netto 1,635 gram, lima bal plastik klip kosong, satu buah timbangan digital warna hutam, satu buah tas warna merah. Semua barang bukti tersebut ditemukan Polisi di dalam lemari plastik kamar terdakwa. (*)

Sumber: Harian Pagi Linggau Pos

Rekomendasi Berita