oleh

Kuasa Hukum Kawal Kasus yang Membelit Holudin

LINGGAU POS ONLINE, SIDOREJO – Penyidik Mapolres Musi Rawas melimpahkan Holudin (52) warga Jalan Kerinci RT 10 Kelurahan Taba Jemekeh Kecamatan Lubuklinggau Timur I ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau, Kamis (9/11).

Pelimpahan ini karena Holudin diduga telah melanggar Undang-Undang (UU) Perkebunan Pasal 107 Huruf A UU No. 39 Tahun 2014 Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP

“Iya terdakwa, dianggap telah melanggar UU Perkebunan,” kata Penuntut Umum F A Huzni, yang menerima langsung limpahan tersebut.

Maka, dilanjutkan Huzni, dalam waktu dekat Holudin akan segera disidang, dikarenakan berkasnya telah lengkap atau P 21.

Sementara itu, Abdul Ghopur bertindak selaku Kuasa Hukum, Holudin mengatakan kalau dirinya siap mengawal permasalahan ini sampai tuntas, dan akan melakukan pembelaan di persidangan.

“Kita akan buka runutan perkara ini hingga terang benderang,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri Lubuklinggau, telah menyidangkan terdakwa Riduan dan Jumada, keduanya merupakan warga Desa Rantau Serik, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) Kabupaten Musi Rawas.

Persidangan yang dipimpin oleh majelis hakim Tatap Situngkir, didampingi Ferdinaldo dan Hendri Agustian. Penuntut Umum, Yuniar, telah mendakwa Riduan maupun Jumada, telah melawan hukum, yakni melakukan tindak pidana sebagaimana yang diatur dalam Pasal 107 huruf A UU No. 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan Jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 .

Berkaitan dengan hal tersebut, Kamis 9 November 2017, terdakwa Riduan dan Jumada selaku pelaku yang diduga bersama-sama melakukan pemortalan dengan Holudin di lahan perkebunan PT Gunung Sawit Selatan Lestari, telah terlebih dahulu disidangkan. Dan telah menjalani persidangan di mana agenda persidangan sudah memasuki pembacaan putusan, namun dikarenakan majelis hakim belum siap dengan putusannya, maka sidang di tunda dan akan dilanjutkan Kamis 19 November 2017. (11)

Komentar

Rekomendasi Berita