oleh

KPU Sisir Pemilih TMS

LUBUKLINGGAU – Pemutakhiran data pemilih Pemilu 2019, Sabtu (9/2), KPU Kota Lubuklinggau mengundang seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Lubuklinggau untuk melakukan Rapat Koordinasi (Rakor).

Komisioner KPU Kota Lubuklinggau Divisi Teknis, Bambang Irawan mengatakan tujuan dilakukannya Rakor untuk mengetahui pergerakan dari daftar pemilih di Kota Lubuklinggau. Karena, pemutakhiran data pemilih akan terus dilakukan hingga H-3 pemungutan dan penghitungan suara yang akan dilakukan pada 17 April 2019.

Menurut Bambang, pemutakhiran penting dilakukan agar seluruh masyarakat Kota Lubuklinggau yang sudah memiliki hak pilih bisa menggunakan hak suaranya saat hari pencoblosan. Sebab, sudah jadi rahasia umum ketika akan dilakukannya pemungutan dan penghitungan suara, kerap terjadi ada masyarakat yang tidak mendapat blangko undangan memilih.

“Tujuan dilakukannya Rakor agar seluruh masyarakat yang sudah memiliki hak pilih bisa menggunakan hak suaranya,” katanya, Jumat (8/2).

Selain itu, Rakor bertujuan untuk menghapus data ganda, pindah, masuk anggota TNI/Polri hingga sudah meninggal dunia. Hal ini penting dilakukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih, karena bila data masyarakat yang sudah Tidak Memenuhi Syarat (TMS) masih terdaftar sebagai pemilih, otomatis akan mengurangi angka partisipasi pemilih.

“Target partisipasi pemilih pada angka 80 persen, kalau masih banyak data TMS yang masuk sebagai pemilih, otomatis akan mengurangi angka partisipasi pemilih. Sebab, data TMS tidak mungkin menggunakan hak pilihnya, maka harus dihapus dari data pemilih,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PPK Lubuklinggau Selatan II, Irkan Franolus mengatakan pihaknya telah menyiapkan data pemutakhiran pemilih yang sudah dilakukan Panitia Pemilihan Suara (PPS). Hasil ini, akan disampaikan dalam rapat koordinasi bersama KPU Kota Lubuklinggau.

“PPS sudah ekstra keras dalam melakukan pemutakhiran data pemilih. Mereka sudah diinstruksikan untuk menghapus seluruh data yang TMS, serta memasukan data masyarakat yang sudah memiliki hak pilih,” jelasnya.

Diketahui, ada 922 data pemilih ganda tersebut tersebar di 8 kecamatan yang ada di Kota Lubuklinggau. Rinciannya, 200 pemilih terindikasi ganda di Kecamatan Lubuklinggau Utara II, kemudian 78 orang pemilih di Kecamatan Lubuklinggau Utara I. Selanjutnya, 103 pemilih di Kecamatan Lubuklinggau Timur II, lalu 136 pemilih juga terindikasi ganda di Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Kemudian, 104 pemilih terindikasi ganda di Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, lalu 109 pemilih terindikasi ganda di Kecamatan Lubuklinggau Selatan I. Selanjutnya, 44 pemilih juga terindikasi ganda di wilayah Kecamatan Lubuklinggau Barat II, dan 148 pemilih terindikasi ganda di wilayah Kecamatan Lubuklinggau Barat I. (aku)

Rekomendasi Berita