oleh

KPU Mura Sosialisasi di Lapas Narkoba

MUSI RAWAS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas (Mura), kian gencar memberikan sosialisasi mengenai informasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 kepada masyarakat.

Tak hanya sosialisasi kepada masyarakat biasa, KPU pun juga menggelar sosialisasi kepada penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkoba Kelas II A Muara Beliti. Sosialisasi yang diadakan di Lapas Kelas II A Muara Beliti, pada Kamis (27/12), diikuti oleh ratusan penghuni Lapas.

Komisioner KPU Kabupaten Mura Divisi SDM dan Parmas, Dasril Ismail mengatakan pihaknya memberikan informasi Pemilu 2019 mengenai cara memilih, tanggal pemilihan serta informasi surat suara yang akan dicoblos pada 17 April 2019 mendatang.

“Sosialisasi ini sangatlah penting, karena para penghuni Lapas mengalami keterbatasan informasi,” kata Dasril Ismail.

Menurut Dasril sapaan akrab dari Komisioner KPU Kabupaten Mura Divisi SDM dan Parmas, upaya yang dilakukan merupakan cara untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019, terlebih bagi penghuni Lapas. Karena, di dalam Lapas terdapat masyarakat yang memiliki hak pilih, tapi informasi yang mereka peroleh sangatlah terbatas. Selain itu, Lapas akan dijadikan TPS khusus, untuk mengakomodir seluruh penghuni Lapas yang memiliki hak pilihnya.

“Nanti, para penghuni Lapas akan kita pilih, apakah bisa memilih semua atau tidak, sesuai dengan perauran yang berlaku,” jelasnya.

Sementara itu, Kalapas Kelas II A Muara Beliti, Suyatna memberikan apresiasi terhadap sosialisasi yang dilakukan KPU Kabupaten Mura terhadap warga binaan tersebut. Karena, warga binaan dapat mengetahui tahapan demi tahapan yang sudah maupun yang akan dilaksanakan. Kemudian dapat menggunakan hak suaranya di Pemilu 2019 mendatang, khusus yang sudah memiliki hak pilih.

“Semoga dengan mengetahui proses Pemilu, semua warga binaan yang sudah memiliki hak pilih, dapat mencoblos pada 17 April 2019 mendatang,” katanya.

Menurutnya, dari 790 warga binaan di Lapas Kelas II A Muara Beliti, belum tentu bisa memilih semua, karena ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh warga binaan untuk menggunakan hak suaranya. Hal itu, mengacu pada Undang-Undang (UU) No.7 Tahun 2017 tentang Pemilu 2019.

“Semoga, nanti semua warga binaan yang memiliki hak pilih, menggunakan hak pilihnya di TPS khusus yang akan disiapkan,” jelasnya. (aku)

Rekomendasi Berita