oleh

KPU Minta PPK Tidak Hilangkan hak Pilih Masyarakat

“Sekecil apapun tanggapan masyarakat harus ditanggapi, walaupun cuma satu orang” kata Divisi Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Musi Rawas, Dasril Ismail.

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas, meminta agar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), teliti dalam melakukan pemutakhiran data pemilih di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018. Mendata, semua masyarakat yang sudah berumur 17 tahun ke atas pada 27 Juni 2018 mendatang. Hal ini, disampaikan oleh Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kabupaten Musi Rawas, Dasril Ismail dalam Bimbingan Teknis PPK se-Kabupaten Musi Rawas, tentang pemutakhiran data pemilih, di Hotel Burza Lubuklinggau, Selasa (5/12).

Menurut Dasril, hal itu harus dipahami oleh PPK, agar tidak ada masyarakat yang kehilangan hak pilihnya, karena itu merupakan hak yang sudah diberikan oleh negara kepada mereka.

“Tapi, walaupun yang bersangkutan sudah berusia di atas 17 tahun. Namun, sudah terdaftar sebagai TNI/Polri, maka hak tersebut dicabut untuk sementara waktu. Jadi, nama mereka di coret dalam DPT,” kata Dasril.

Namun, dilanjutkan Dasril ketika yang bersangkutan sudah pensiun, maka namanya harus dimasukan dalam DPT, karena hak memilih sudah mereka terima. Misalnya, ada anggota TNI/Polri yang pensiun sebelum proses pelaksanaan pemilihan dan penghitungan suara, namanya harus dimasukan dalam DPT.

“Ini sangat penting diperhatikan. Sekecil apapun tanggapan masyarakat harus ditanggapi, walaupun cuma satu orang,”jelasnya.

Kemudian, masih dikatakan Dasril bila PPK menemukan orang yang sudah meninggal dunia masih terdata sebagai pemilih, hendaknya segera di hapus, karena itu berkaitan dengan jumlah partisipasi masyarakat yang menggunakan hak pilihnya.

“Kalau PPK tahu, si A atau si B sudah meninggal dunia, ya harus di hapus. Walaupun cuma satu atau dua orang, sebab sampai TPS tutup tidak mungkin yang bersangkutan menggunakan hak pilihnya, karena sudah meninggal dunia,” ungkapnya. (11)

Komentar

Rekomendasi Berita