oleh

KPU Klarifikasi Mundurnya Dua Anggota PPK

LUBUKLINGGAU – KPU Kota Lubuklinggau melakukan klarifikasi atas mundurnya dua orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lubuklinggau, Jumat (1/2). Klarifikasi dilakukan untuk mengetahui penyebab keduanya mengundurkan diri sebagai penyelenggara Pemilu 2019.

Demikian disampaikan Komisioner KPU Kota Lubuklinggau Divisi Hukum dan Pengawasan, Riko Saputra usai melakukan klarifikasi.

Adapun dua anggota PPK yang mengundurkan diri itu merupakan anggota PPK Lubuklinggau Timur I yang mengundurkan yakni Satria dan Gempa. Berdasarkan surat pengunduran diri diketahui, kalau pengunduran diri yang mereka lakukan karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan, Satria diterima bekerja di wilayah Provinsi Bengkulu, sedangkan Gempa yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Departemen Agama (Depag), dapat jabatan cukup krusial dan jabatan ini tidak bisa ditinggalkan, sehingga ia memilih untuk mengundurkan diri.

Menurut Riko sapaan akrabnya, berdasarkan hasil klarifikasi ke Gempa, ia mengundurkan diri karena ada jabatan baru. Sehingga, dengan berat hati mengundurkan diri dari jabatan sebagai anggota PPK Lubuklinggau Timur I.

“Gempa dapat tugas dari Kemenag yang baru, dan kami menghargai itu,” kata Riko.

Namun, untuk klarifikasi ke Satria belum bisa dilakukan, dikarenakan yang bersangkutan belum hadir untuk memberikan klarifikasi atas pengunduran diri yang sudah mereka lakukan.
Mengenai hasil dari klarifikasi ini, pihaknya akan meminta petunjuk dari KPU RI maupun KPU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Untuk melakukan langkah selanjutnya, karena akan merekrut dua anggota PKK Lubuklinggau Timur I, untuk mengganti keduanya, karena Pemilu 2019 yang akan dilakukan pada 17 April 2019, setidaknya tinggal 85 hari lagi.

“Kami akan bergerak cepat untuk merekrut dua anggota PPK, dan memang sebelumnya sudah disiapkan untuk PAW (Pergantian Antar Waktu, red). Hanya saja, mengenai prosesnya akan dikoordinasikan terlebih dahulu,”jelasnya.

Selain itu, KPU Kota Lubuklinggau juga sudah menerima surat pengunduran diri dari anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Petanang Ilir, Ali Alatas. Ia mengundurkan diri, karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. (aku)

Rekomendasi Berita