oleh

KPU Harus Dijaga dengan Penuh Pengorbanan

Agus Maryanto, Ketua KPU Muratara

Ketua KPU Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Agus Maryanto memiliki segudang pengalaman baik bidang kepemiluan maupun non kepemiluan.

Laporan Aan Sangkutiyar, Muratara

PRIA kelahiran Magetan 9 Maret 1984 ini, sudah sangat matang di bidang kepemiluan. Wajar saja bila warga Blok A0 Dusun Sidodadi, Desa Bumi Makmur, Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara ini melanjutkan masa jabatannya periode 2019-2024.

Sebab, sejak 2004 lalu suami Rosina S.Pd.I ini telah terlibat dibidang kepemiluan, karena pada 2004 lalu ia sudah jadi relawan pemantau forum rektor pada Pemilu 2004.

Kemudian, tahun yang sama kembali jadi relawan pemantau Pemilu pada Pilpres 2004, selanjutnya pada 2005 kembali terlibat dalam pemantauan pemilu, yakni Pilkada Musi Rawas (Mura) ia menjabat Ketua Tim Pemantau Pilkada HMI di Pilkada Mura 2005.

Selanjutnya, Ketua Relawan pemantau pada Pilpres 2009, lalu Divisi FGD dan Kampanye ‘Gerakan Pemilih Cerdas’ PB HMI Pada Pileg dan Pilpres 2009.

Kemudian, koordinator tim survei quickcount wilayah Sumut pada Pilpres 2014, lalu ketua merangkap anggota KPU Kabupaten Mura 2015-2019.

Selain itu, pria ramah ini punya pengalaman dibidang non kepemiluan yakni Kepala Balitbang Perguruan Asy-Syafi’iyah Internasional Medan 2015, Sekretaris Tim Gerakan Guru Asy-Syafi’iyah Internasional Medan 2015.

Kemudian, riwayat organisasi dari alumni STKIP-PGRI Lubuklinggau 2006 ini juga telah menulis karya tulis dibidang kepemiluan, diantaranya, Opini Good Govermance dan Clean Godvormance terbit di harian Linggau Pos 2006, Relasi Kekuasaan Dalam Pendidikan di Harian Umum Musi Rawas Ekspres 2011, resensi buku Teokrasi Kontemporer: Integrasi Teologi dan Politik Dalam Dakwah Islam Karya Dr Salamuddin dan Candiki Repantu terbit di Liputan Islam 2015. Selanjutnya, juga menulis buku modul buku Basic Training HMI terbit 2008, Laporan Dualisme NDP terbit 2010.

Selain itu, pria ramah ini juga memiliki banyak pengalaman dibidang organisasi, seperti Ketua Komisariat HMI STKIP-PGRI Lubuklinggau 2004-2005, Ketua Bidang BPD HMI Cabang Lubuklinggau 2004-2005 Kemudian, Ketua Bidang Kekaryaan HMI Cabang Lubuklinggau 2005-2006, Ketua BEM STKIP-PGRI Lubuklinggau 2005-2006. Lalu, Ketua DPM/MPM STKIP-PGRI Lubuklinggau 2006-2007, Korwil Sumatera Presedium PGRI se-Indonesia 2005-2007, Sekretaris Badko HMI Sumbangsel 2006-2008, Departemen PB HMI 2008-2010, Wakil Sekretaris Jendral PB HMI 2008-2010, Ketua Tim Perumus Front Penyelamat Bangsa 2009, Sekretaris Forum Mahasiswa Pasca Sarjana (Wacana) Universitas Negeri Jakarta 2010-2011.

Selanjutnya, Wakil Sekretaris Pelaksana Kongres HMI XXVI 2008, sekretaris tim pembuatan draf konstitusi HMI 2010, anggota Tim 9 penyelamat dualisme NDP HMI 2009 dan Sekretaris SC panitia kongres HMI XXVII.

Menurut Agus Maryanto, dirinya memiliki visi dan misi untuk mewujudkan pelaksanaan Pemilu 2019 yang, luber, jurdil, damai dan bermartabat. Dengan meningkatkan partisipasi pemilih, dan membuka akses publik untuk mendapatkan sosialisasi, informasi dan partisipasi dalam setiap tahapan.

“KPU merupakan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia, yang harus dijaga dengan sepenuh perjuangan dan pengorbanan,” katanya.

Selain itu, memastikan setiap warga negara yang sudah mempunyai hak pilih dapat menggunakan hak pilihnya.

Selama perjalanannya, Agus Maryanto pernah menimba ilmu di SDN Bumi Makmur tamat 1996, SMPN Bumi Makmur tamat 1999, SMAN 1 Tugumulyo tamat 2002, STKIP-PGRI Lubuklinggau tamat 2006 dan kini sedang menempuh strata 2 di Universitas Negeri Jakarta Strata 2. (*)

Rekomendasi Berita