oleh

Korsleting, Rumah Teguh Ludes

MEGANG SAKTI – Si Jago Merah mengamuk di Dusun I Desa Megang Sakti IV, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Selasa (25/12) sekitar pukul 08.15 WIB.

Yang terbakar adalah rumah semi permanen milik Teguh Bastari, yang bekerja sebagai sopir travel. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Api diduga karena korsleting listrik.

Karena bangunan mayoritas terbuat dari kayu, sehingga api begitu cepat membesar hingga menghabiskan rumah milik Teguh Bastari.

Informasi yang dihimpun Linggau Pos, saat kejadian istrinya Teguh, Revi Efrida dan dua orang anaknya Galong dan Dimas, serta ibu Teguh, Rosita dan Maimunah (Nenek Teguh), sedang sarapan di dapur.
Tiba-tiba mereka mendegar suara aneh dari kamar depan. Revi Efrida langsung menuju kamar depan.
Ia mendapati sudah membesar. Ketakutan, Revi Efrida mengajak seluruh keluarga keluar rumah sambil berteriak, ”tolong!!!, tolong.!!!!.

Mendengar teriakan tersebut warga pun cepat datang membantu. Masyarakat setempat bahu membahu memadamkan api dengan alat seadanya bersama petugas Polsek Megang Sakti. Alhasil pukul 10.00 WIB, api berhasil dipadamkan.

Saksi mata Dewi (34) menjelaskan, saat itu ia sedang duduk di depan rumahnya dan melihat api dari arah rumah Teguh sudah membesar. Warga kemudian memadamkan api.

Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Megang Sakti, Iptu Hendrawan menjelaskan api diduga berasal dari korsleting listrik. Karena pemilik pihak rumah mendengar suara aneh dari arah ruang kamar depan.

“Saya juga menghubungi petugas PLN, dan pihaknya mengatakan jika penyebab kebakaran karena korsleting listrik,” kata Hendrawan.

Kapolsek juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Megang Sakti, untuk mengecek kondisi instalasi listrik di rumahnya masing-masing. Bila perlu menghubungi pihak PLN demi menghindari kebakaran.

“Untuk korban saat ini, tinggal di rumahnya sebelahnya. Dan jika dilihat kondisi rumah kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta,” kata Hendrawan

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mura, Paisol mengatakan setelah mendapat  laporan dari masyarakat, tim langsung turun menuju ke lokasi kebakaran.

Saat tiba di lokasi, tim langsung melakukan pendataan mengenai kejadian kebakaran, dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mura untuk tindakan lebih lanjut.(cw1)

Rekomendasi Berita