oleh

Korpri Harus Tingkatkan Pelayanan

Wakil Walikota Jadi Inspektur Upacara

WAKIL Walikota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar menjadi Inspektur Upacara peringatan HUT Korpri ke-46, dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53. Upacara dipusatkan di Lapangan Perbakin Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, yang dimulai pukul 07.30 WIB dengan tema “Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku”, Kamis (30/11).

Turut hadir dalam upacara tersebut, Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga, Dandim 0406 Musi Rawas-Lubuklinggau-Muratara, Letkol KAV Dodi Syamsurizal, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pelajar dari tingkat SMP sampai SMA di lingkungan Pemkot Lubuklinggau.

Saat membacakan sambutan tertulis Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe ia menjelaskan, berdirinya Korpri sejak 46 tahun silam. Korpri adalah satu-satunya wadah bagi ASN, untuk meningkatkan kinerja di bidang pelayanan publik, sosial, rohani dan sebagainya.

Kepada peserta upacara, ia juga menyampaikan pesan dari Presiden RI yang dalam sambutan tertulisnya menekankan, bahwa peringatan HUT Korpri harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas.

“Harus menjadi momentum melakukan lompatan besar, demi mencapai kemajuan bangsa Indonesia,” ungkapnya

Korpri harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara Indonesia dengan aparatur sipil negara sebagai agen perekat Kebhinekaan.

“Kita semua ingin Korpri menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi , kreativitas yang modern dan efisien ,dan yang melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila.Kita harus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat,” ucapnya

Pembangunan harus dimulai dengan pemerataan infrastruktur fisik hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Oleh karena itu, peran Korpri menjadi sangat vital. Korpri harus bisa menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah,” tuturnya

Tambahnya, dalam peringatan HKN ke-53, ia juga berharap menjadi momentum yang harus dimanfaatkan oleh kita untuk meningkatkan tekad dan semangat kita semua,untuk lebih memberi makna pada masyarakat akan pentingnya kesehatan,”katanya

Semangat melayani, semangat menggerakkan semangat untuk menangkap aspirasi masyarakat,semangat memandirikan,dan memberdayakan,haruslah menjadi konsep pembangunan.

“Saya mengajak semua pihak untuk menggelorakan semangat revolusi mental melalui penghayatan dan pengamalan tiga nilai utamanya yaitu,integritas,kerja keras dan gotong royong. Sehingga kita dapat mewujudkan cita-cita besar pembangunan kesehatan di Indonesia yaitu masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan,” tegasnya. (CW01)

Komentar

Rekomendasi Berita