oleh

Korbannya Mayoritas Anak-anak dan Perempuan

Kekerasan Fisik Masih Mendominasi

Kasus kekerasan fisik di Kabupaten Rejang Lebong masih mendominasi. Korbannya mayoritas anak-anak dan perempuan.

Laporan Syamsul Ma’arif, Curup

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (DP3A dan PPKB) Kabupaten Rejang Lebong mencatat 140 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi.

Sekretaris DP3A PPKB Kabupaten Rejang Lebong, Nunung Tri Mulyanti menjelaskan bahwa dari 140 kasus kekerasan diterima hingga September 2017 lalu, kasus kekerasan yang berujung pada kekerasan fisik sebanyak 99 kasus. Korbannya mayoritas anak-anak dan perempuan.

“Untuk 140 kasus yang diterima tak hanya 99 kekerasan fisik, tapi ada kekerasan psikis, seksual, penelantaran dan eksploitasi serta kekerasan lainnya. Untuk kasus psikis 3 sebanyak kasus, seksual dengan korban di bawah umur sebanyak 28 kasus. Kemudian kasus kekerasan seksual dengan korban dewasa sebanyak 3 kasus, penelantaran sebanyak 6 kasus,” paparnya.

Pelakunya, kata Nunung, mayoritas orang terdekat seperti orang tua, pacar, orang tua tiri hingga keluarga terdekat korban yang di pengaruhi karena minimnya tingkat pendidikan keluarga, kondisi lingkungan dan faktor lainnya.

Menurutnya, hingga akhir tahun ini, jumlah kekerasan dimungkinkan akan bertambah dan kita berharap selalu ada antisipasi baik dari pihak terkait dan keluarga masing-masing. Menurutnya, untuk menyikapi masalah ini sejumlah langkah telah dilakukan berama tokoh masyarakat, tokoh agama hingga pihak kepolisian.

Masih menurut Nunung, untuk menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dihimbau kepada orang tua untuk tidak 100 persen mempercayakan anaknya kepada keluarga dan jangan sampai meninggalkan anak terlalu lama meskipun dengan keluarga sendiri.

Dari jumlah kasus diterima sepanjang September 2016 ini, jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun 2016.

“Tahun 2016 saja DP3A PPKB Kabupaten Rejang Lebong mencatat 134 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, terjadi di Kabupaten Rejang Lebong,” tambahnya. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita