oleh

Korban Tenggelam di Pantai Panjang, Sempat Tak Direstui ke Bengkulu

LINGGAUPOS.CO.ID – Arif Mahendra (18) warga Kelurahan Sungai Lilin Jaya Kabupaten Musi Banyu Asin Provinsi Sumatera Selatan yang tenggelam dan terseret ombak Pantai Panjang Kamis (2/1/2020) lalu, hingga Jumat (3/1/2020) malam belum ditemukan.

Upaya pencarian dari tim gabungan terus dilakukan hingga malam hari. Jumat (3/1/2020) siang, keluarga Arif dan anggota PMI Bengkulu menggelar salat gaib dan doa bersama di pinggir Pantai Panjang. Keluarga korban berharap agar anak ketiga dari lima bersaudara itu, bisa cepat ditemukan. Mereka pun sudah ikhlas apabila korban ditemukan nanti sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Isak tangis ibu korban, Holtarina mengiringi proses pencarian dari tim evakuasi. Ibu korban terus menangis sembari menatap luasnya pantai panjang dimana jasad putra kesayangannya belum juga ditemukan. Dari pengakuan Holtarina, sebenarnya kepergian putranya berlibur ke Kota Bengkulu sempat tak mendapat restunya.

Namun, putra ketiganya itu tetap bersikukuh ingin pergi dan meminta uang hingga akhirnya berpamitan pergi. Ia baru mengetahui jika putranya tersebut tenggelam dari temannya yang juga ikut berangkat. Saat itu ia mengaku sangat shock dan kaget.

“Sempat tak saya bolehkan, karena dia tetap bersikukuh akhirnya diperbolehkan untuk berangkat.Saya baru tahu itu dari temannya yang juga ikut bersama Arif,”ungkapnya sembari berlinang air mata.

Sementara itu, tim SAR gabungan, yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, PMI terus melakukan penyisiranmenggunakan perahu karet dengan jarak 300 meter dari tepi pantai. Saat penyisiran berlangsung, salah satu perahu karet yang ditumpangi enam orang sempat mengalami masalah hingga terbalik dihantam ombak.

Beruntungnya semua penumpang selamat dan hanya mengalami cidera ringan saja. Kasi Ops Basarnas Bengkulu, Julhendra mengatakan bahwa kondisi Pantai Panjang memiliki 7 lapis ombak dan gelombangnya cukup tinggi yang diperkirakan mencapai 2 meter. Itulah yang membuat perahu karet yang dinaiki enam orang personil sempat terbalik saat melawan ombak.

Ditambahkannya, tim SAR gabungan, akan terus memperluas pencarian mulai dari Pulau Baai hingga Pantai Jakat. Tak hanya dilaut saja, penyisiran juga dilakukan didaratan. Ia berharap agar kondisi cuaca terus membaik sehingga pencarian dapat dengan lancar dilakukan.

“Akan terus diperluas pencariannya, semoga cuaca tetap mendukung sehingga tidak ada kendala,”tutupnya.
Seperti dilansir RB kemarin, tiga remaja dari Kelurahan Sungai Lilin Jaya, Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyu Asin, Sumsel, berenang di Pantai Panjang, Kamis (2/1) sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka yakni Muhammaf Arif (18), Restu Nanda (22) dan Arif Mahendra (18).

Naasnya, salah seorang diantaranya, Arif Mahendra diseret ombak hingga ke tengah laut dan akhirnya tenggelam.(*)

Rekomendasi Berita