oleh

Korban Pencatutan Nama Dandim Rugi Rp 23 Juta

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Kasus penipuan mencatut nama petinggi di jajaran Kodim terjadi Kamis (23/11). Nama Dandim 0409 Rejang Lebong, Letkol Kav Budi Wirman dicatut oknum penipu mengatasnamakan dirinya.

“Ada tiga orang yang dihubungi pelaku dan mengaku saya,” tutur Dandim.

Bahkan, kata Dandim, dua dari korban tersebut sudah mentransfer uang sebesar Rp 23 juta kepada pelaku yang mengatasnamakan dirinya. Dua korban yang sudah mentransfer uang ke rekening pelaku merupakan kontraktor.

“Pelaku mengatasnamakan dirinya sebagai saya dan sudah ada dua korban,” paparnya.

Menurut keterangan diperoleh, sebelum mentransfer pelaku menghubungi korban dengan alasan untuk melakukan pembangunan di Makodim 0409/Rejang Lebong. Setelah mentransfer, dua korban merasa curiga. Kemudian menanyakan langsung kepada dirinya sehingga korban baru tersadar jika mereka tertipu.

Bahkan, satu calon korban Dwi Mardiantara mengaku dihubungi nomor baru mengatasnamakan Dandim 0409 Rejang Lebong, mengaku mendapat telepon dari nomor baru. Bahkan mengirimkan SMS mengatasnamakan Dandim.

Dwi mengaku karena dirinya sedang ada kesibukan pekerjaan, Iapun tidak mengangkat telepon tersebut. Hanya saja dirinya langsung menelepon balik ke nomor yang menghubunginya. Dalam perbincangan Dwi, mengaku orang yang mengaku sebagai Dandim tersebut menanyakan persoalan KNPI.

Dan kemudian, terduga pelaku yang mengaku Dandim tersebut sempat menanyakan apakah ia memiliki rekanan sebagai kontraktor. Lantaran curiga dirinya meminta langsung bertemu.

Anehnya, saat menemui langsung di markas Dandim 0409 Rejang Lebong, Dandim kaget.

“Saat kami datang pak Dandim aja kaget kapan pak Dandim ini membuat janji,” tutur Dwi.

Dari pertemuan tersebut, Dwi baru mengetahui bahwa ada pencatutan nama Dandim oleh oknum yang ingin mendapatkan keuntungan pribadi. Ia bersyukur ia tidak menjadi korban karena sebelumnya telah curiga terlebih dahulu.

Sementara itu, atas peristiwa tersebut Dandim menegaskan kepada siapa saja untuk tidak percaya dan mudah mengirim uang dengan jumlah tertentu bila ada orang yang mengatasnamakan Dandim meminta uang.

“Saya tidak pernah meminta uang kepada siapa pun. Bila nanti ada yang masih menelepon dan meminta mentransfer uang, saya minta jangan ditransfer kalau masih ragu silakan langsung datang ke Makodim untuk memastikannya,”harapnya.

Dandim menyampaikan dirinya hanya memiliki satu nomor telepon. Bahkan nomor teleponnya sudah ada di seluruh FKPD di Kabupaten Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang.

“Jika ada nomor baru mengataskan namanya itu, sudah dipastikan penipuan dan jangan dipercaya,” jelasnya.

Selain hanya memiliki satu nomor handphone, Dandim juga memastikan tidak menggunakan media sosial dalam bentuk apapun baik Facebook, Instagram maupun Tweeter, “Kalau ada media sosial yang menggunakan foto miliknya dan meminta sejumlah uang agar tidak dilayani karena adalah penipuan. Saya juga mengingatkan, bila ada suatu kepentingan terhadap organisasi maupun perorangan saya tidak akan menghubungi langsung melainkan melalui staf saja dulu,” tegasnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita