oleh

Korban Lakalantas Dirujuk ke RSMH

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Tim medis Rumah Sakit Muhammad Hoesen (RSMH) Palembang, berupaya keras untuk menyelamatkan Rena. Mahasiswi pasca sarjana IAIN Curup Bengkulu ini merupakan salah seorang korban Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Jumat (22/6).

Akibat Lakalantas di depan Rumah Makan Setia Budi, Desa Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas (Mura) itu, Rena mengalami patah tulang kaki kanan.

Ust Mufti Affan, keluarga korban kepada Linggau Pos, membenarkan setelah kejadian Lakalantas Jumat sore, seluruh korban Lakalantas antara mobil Carry Silver BH 1831 FI dengan sepeda motor Yamaha F1ZR dievakuasi ke RS DR Sobirin Mura, di Kota Lubuklinggau.

Dalam musibah itu Hj Aminah warga Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jenazahnya sempat dievakuasi ke RS DR Sobirin, lalu dijemput keluarga untuk dimakamkan di Desa Sungai Jernih.

Sementara sopir mobil Carry ,yakni Husni Thamrin dan anaknya, Roudhoh (3) masih dirawat di RS DR Sobirin. Husni Thamrin merupakan menantu dari Hj Aminah.

Di dalam mobil Carry itu juga ada Rena, mahasiswi Pasca Sarjana IAIN Curup yang merupakan putri Hj Aminah dan istri Husni Thamrin. Pukul 05.00 WIB Sabtu (23/6), Rena langsung dirujuk ke RS Muhammad Hoesin Palembang. Sabtu (23/6) pukul 13.00 WIB, Rena langsung mendapat tindakan medis, berupa operasi kaki sebelah kanan.

Ust Mufti menjelaskan, Lakalantas itu terjadi pukul 16.30 WIB. Husni mengendarai mobil Carry Silver BH 1831 FI dari kediamannya di Desa Biaro, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara bersama keluarganya, menuju Kota Lubuklinggau.

Sampai di TKP, Desa Lubuk Ngin, tiba-tiba tabrakan terjadi.

“Husni juga tak begitu ingat seperti apa kronologisnya. Bahkan mertua Husni yakni Hj Aminah itu sebenarnya sedang duduk di kursi paling belakang, tidak menyangka malah Hj Aminah yang meninggal. Jadi kejadian ini memang benar-benar mengejutkan. Sepeda motor itu posisinya memang berlawanan arah dengan mobil Carry yang dikemudikan Husni. Kami berdoa semoga keluarga kami ini lekas pulih dan diberi ketabahan,” tutur Ust Mufti.(02)

Rekomendasi Berita