oleh

Komitmen PPDB Tanpa Pungli

KEPALA Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel, Drs Widodo MPd, menjelaskan pihaknya komitmen PPDB SMA/SMKN tanpa Pungli atau titip menitip siswa.

“Kami bahkan mengajak masyarakat bersama-sama mengawasi langsung pelaksanaan PPDB agar berjalan sesuai harapan dan terhindar dari kecurangan,” ujarnya.

Ia berpesan, masyarakat jangan memaksakan diri masuk ke sekolah tertentu dan jangan bermain curang ataupun sogok menyogok menggunakan uang.

“Mari bersama-sama kita kawal PPDB ini dengan baik. Percuma kalau saya berkeras untuk menekankan jangan ada kecurangan, kalau tidak didukung semua pihak,” bebernya.

Dijelaskan, sekolah negeri tak bisa menampung seluruh calon siswa karena kuotanya terbatas. Sehingga dia berpesan bagi para peserta didik yang masuk SMAN/SMKN, bisa segera memilih sekolah swasta.

“Masih banyak SMA/SMK swasta di Sumsel, tidak ada perbedaan negeri dan swasta. Semua sekolah punya pelayanan ingin mencerdaskan anak didiknya,” tegasnya.

Mengenai daya tampung setiap sekolah, menurut Widodo,  dalam satu Rombongan Belajar (Rombel) tidak boleh lebih dari 36 siswa.  Karena mengenai pembatasan ini, sudah diatur dalam Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017, jadi pada saat pelaksanaan PPDB SMA/SMK nantinya, masing-masing Rombel yang berada dalam satu kelas itu, maksimal berjumlah 36 siswa.(SE)

Rekomendasi Berita