oleh

Komisi IV DPR RI Dialog Dengan Warga

Terkait Lahan PT Lonsum

LINGGAU POS ONLINE, MUARA MEGANG – Anggota Komisi IV DPR RI, menepati janji untuk hadir langsung ke Desa Muara Megang Kecamatan Megang Sakti. Kehadiran mereka bersama mitra kerja Komisi IV DPR RI, untuk berdialog mengenai tiga tuntutan warga Desa Muara Megang terhadap PT London Sumatera (Lonsum).

Ada sepuluh anggota DPR RI yang hadir, Jumat (25/5). Rombongan itu
ketuai oleh Edy Prabowo, lalu Direktur Jendral Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktur Jendral Perkebunan Kementerian Pertanian.

Sementara dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura), dihadiri Wakil Bupati Mura, Hj Suwarti. Sementara dari PT Lonsum dihadiri manager PT Lonsum wilayah Sumsel, Erwin, Kepala cabang PT Lonsum wilayah Sumbagsel, Indra serta kuasa hukum PT Lonsum, Mia dan Agus. Pertemuan dilaksanakan pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, di mess PT Lonsum Desa Muara Megang.

Anggota Komisi IV DPR RI, Fauzih A Amro usai pertemuan mengatakan kedatangan mereka untuk berdialog dengan masyarakat dan pihak PT Lonsum. Sebagai tindaklanjut dari pertemuan sebelumnya, di ruang rapat Komisi IV DPR RI.

Anggota komisi IV DPR RI dan mitra mendengarkan tiga tututan dari warga Desa Muara Megang. Pertama dari 1.800 hektare luas lahan yang dioperasionalkan PT Lonsum, tidak ada yang dijadikan kebun plasma untuk masyarakat, untuk itu masyarakat minta pihak perusahaan membangun atau membagi kebun kelapa sawit plasma.

Kedua ada kawasan hutan di Desa Muara Megang yang sudah diambil alih oleh PT Lonsum, masyarakat minta penyelesaian adanya alih fungsi hutan tersebut. Dan ketiga, mengeluhkan tidak adanya warga yang dilibatkan untuk bekerja di PT Lonsum.

Sementara berdasarkan keterangan pihak PT Lonsum, untuk plasma akan mereka tindaklanjuti. Untuk kawasan hutan yang diambil alih sudah diurus izinya di pusat namun belum selesai.

Setelah mendengar pendapat dari warga dan PT Lonsum, Fauzi H Amro minta mitra kerja Komisi IV DPR RI untuk segera menindaklanjuti oleh. Seperti tuntutan plasma, silahkan diselesaikan secepatnya. Begitu juga untuk dugaan kawasan hutan di Desa Muara Megang yang sudah diambil alih PT Lonsum, segera dicek kebenaranya. Sementara untuk tuntutan agar warga dilibatkan(bekerja) di PT Lonsum, diminta menjadi perhatian pihak perusahaan. ”Ya, kita berharap minimal warga diajak sebagai pekerja Buruh Harian Lepas (BHL),” harap Fauzih H Amro.

Selain itu, Komisi IV DPR RI meminta Pemkab Mura segera membentuk tim terpadu untuk secepatnya menyelesaikan permasalahan ini. “Kita tidak menjanjikan, tetapi sebagai mediator kita berharap permasalahan ini secepatnya selesai,” tegasnya. (13)

Rekomendasi Berita