oleh

Komisi II Sepakat Anggarkan Pengadaan Obat

LINGGAU POS ONLINE, PETANANG ILIR – Komisi II DPRD Kota Lubuklinggau, sepakat anggarkan dana untuk pengadaan obat di APBD Kota Lubuklinggau. Keputusan tersebut ditetapkan merupakan solusi mengatasi permasalahan kekurangan stok obat di Puskesmas dan rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau.

Anggota Komisi II DPRD Kota Lubuklinggau, Merismon menjelaskan selama ini pengadaan obat di drop dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) penganggarannya Dana Alokasi Khusus (DAK). Mekanisme pengadaan obat di seluruh Indonesia termasuk di Kota Lubuklinggau, masing-masing daerah mengajukan kebutuhan obat setiap tahun ke Kemenkes.

Misalnya untuk kebutuhan obat tahun 2017 diajukan pada akhir tahun 2016 waktu pembahasan APBD induk, dengan harapkan obat tersebut dapat sampai ke daerah pada awal 2017. Idealnya sepeti itu. Namun yang terjadi selama ini ternyata obat kebutuhan di tahun 2017 baru diterima Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau di akhir tahun 2017 pada Oktober-November.

“Dengan demikian obat tersebut tidak dapat digunakan di tahun 2017. Maka kebutuhan obat 2017 pakai obat yang mana. Artinya secara logika Pemkot Lubuklinggau harus punya stok obat, kalau tidak ada stok obat maka muncul masalah kekurangan obat di Puskesmas di rumah sakit milik Pemkot Lubuklinggau,” katanya kepada Linggau Pos Kamis (11/1).

Menurut Merismon, permasalahan tersebut terjadi di seluruh wilayah di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Disamping persoalan tersebut kebutuhan obat yang diterima Pemkot Lubuklinggau, jumlahnya tidak sesuai kebutuhan. Disamping itu berdasarkan ketentuan bahwa stok obat idealnya 150 % kebutuhan misalnya butuh obat 200 maka stoknya harus 250.

“Namun yang terjadi selama ini berdasarkan hasil rapat Komisi II dengan Dinkes Kota Lubuklinggau bahwa stok obat tidak sampai 150 %. Kalau kita hanya mengandalkan obat dari Kemenkes saja stok obat kita tidak cukup. Maka dari itu kita harus menganggarkan secara khusus di APBD untuk mengadakan obat, sehingga stok obat dapat terpenuhi,” paparnya.

Merismon mengaku Komisi II DPRD Kota Lubuklinggau sedang berada di Jakarta untuk melakukan pertemuan dengan Kemenkes.

“Kita sedang di Jakarta. Dijadwalkan besok pertemuan dengan Kemenkes,” akunya. (08)

Komentar

Rekomendasi Berita