oleh

Ketua TP PKK Muratara Minta Semua Terlibat Dalam Mencerdaskan Anak

-Muratara-213 dibaca

LINGGAUPOS.CO.ID – Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (GT-KLA) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) yang dihadiri, Ketua TP PKK Muratara, Bupati Muratara, Kadis DPMD-P3A dan Kepala OPD terkait.

Dalam pertemuan, Jumat(26/3/2021), Ketua TP PKK Muratara Hj Rita Suryani yang juga Anggota DPRD Sumsel, mengajak seluruh seluruhnya untuk mengejar ketertinggalan.

Ia juga secara khusus, meminta Dinas Kominfo untuk bisa bekerjasama dalam peran menciptakan kabupaten layak anak. “Mengingat Dinas Kominfo itu adalah klaster utama dalam proses sumber informasi yang didapatkan oleh anak khususnya di bidang teknologi,” tegasnya.

Kemudian Rita juga meminta kepada camat, lurah dan kades, supaya membuat taman bermain anak-anak, pojok baca, dan hal lainnya untuk keperluan menunjang kecerdasan pada anak

“Untuk menuju kota layak anak atau kotamadya, kalau bisa seluruh instansi yang terkait diharapkan bisa proaktif, kalau bisa juga disetiap rapat terkait masalah KLA dimohon untuk hadir,” tutupnya.

Sekda Muratara Alwi Roham yang mewakili Bupati Muratara, menjelaskan jika bicara masalah hak anak tentunya kita tidak lepas dari pengawasan dari orang tuanya. Sebab kecerdasan pada anak itu tergantung pada pendidikan yang diberikan serta perhatian terhadap anak.

“Anak-anak ini adalah aset atau lumbung emas bagi kita maupun aset bagi negara. Itu sudah menjadi harapan bagi setiap keluarga, jika kemudian tidak sesuai yang diharapkan maka kekecewaan yang didapatkan,” katanya.

Karena itu, ditambahkan Sekda perlu mempersiapkan segala keperluan untuk menyambut dan menumbuh kembangkan dari pada anak itu sendiri. Mulai dari pendidikan moralnya sampai anak itu bisa lepas dari tanggung jawab orang tua

Terpisah, Sekretaris Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Muratara H Gusti Rohmani, menjelaskan KLA adalah program dari pemerintah pusat untuk bisa memberikan hak pada anak

Seluruh anak di Indonesia itu punya haknya masing-masing, baik dari pendidikan, kebebasan, kesehatan maupun tumbuh kembang pada anak .

“Dengan adanya program KLA ini, diharapkan seluruh kebutuhan hak pada anak bisa terpenuhi, apa-apa saja hak pada anak, salah satu nya tidak ada lagi kekerasan terhadap anak,” tegasnya. (*)

Rekomendasi Berita