oleh

Ketua MUI Pusat Kembali Berikan Apresiasi

Atas Peran Wako-Wawako Terhadap NU

KOTA Lubuklinggau, kembali mendapat kunjungan dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DR (Hc) KH Ma’ruf Amin. Kehadiran Ketua MUI ini untuk meresmikan pembangunan gedung NU dan Rumah Sakit Nahdatul Ulama (RSNU)di wilayah Kelurahan Petanang Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kamis (21/12).

Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe dan Wakil Walikota Lubuklinggau H Sulaiman Kohar, serta Ketua NU Lubuklinggau, Ahmad Mansur dan sejumlah jajaran pengurus NU cabang Kota Lubuklinggau, menyambut langsung kedatangan KH Ma’ruf Amin.

Agenda pertama yang dilakukannya setelah tiba di Lubuklinggau, KH Ma’ruf Amin meletakkan batu pertama pembangunan RSNU dan Gedung NU Kota Lubuklinggau. Lalu rombongan langsung menuju rumah dinas Walikota Lubuklinggau, untuk melaksanakan agenda selanjutnya yakni, Tablig Akbar.

Selain kegiatan tablig akbar, juga dilaksanakan pemberian gelar kehormatan kepada KH Ma’ruf Amin dengan gelar ‘Pangeran Syayid Peto Endah’, oleh lembaga penasihat adat kota Lubuklinggau dengan makna ‘Guru yang Mengajarkan Kebaikan’.

Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menyampaikan terima kasih atas kehadiran Rois ‘Am Pengurus Besar Nahdatul Ulama tersebut. Karena bukan pertama kalinya KH Ma’ruf Amin mengunjungi Kota Lubuklinggau.

“Ini kunjungan kedua KH Ma’ruf Amin ke sini. Dan alhamdulillah kali ini beliau diberikan gelar kehormatan oleh lembaga penasihat adat Kota Lubuklinggau, sebagai Pangeran Syayid Peto Endah,” ungkap Nanan.

Sementara, KH Ma’ruf Amin mengungkapkan bahwa berdasarkan penyampaian oleh Ketua NU Kota Lubuklinggau bahwa NU Cabang Kota Lubuklinggau salah satu cabang terbaik di Indonesia, dengan program-program yang sudah dilaksanakan. Seperti pembangunan Rumah Sakit dan Gedung NU ini sendiri.

“Tentunya hal ini tidak terlepas dari dukungan Walikota dan Wakil Walikota yang hebat dan pintar, seperti beliau berdua ini,” katanya.

Mengenai gelar kehormatan yang diberikan kepadanya, KH Ma’ruf Amin mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui sebelumnya akan diberikan gelar adat tersebut.

“Jadi saya harus menjaga gelar kehormatan ini. Saya harus terus melakukan kebaikan karena saya dapat gelar kehormatan ini. Terima kasih,” jelasnya.

Kemudian, KH Ma’ruf Amin bersama Walikota Lubuklinggau, Wakil Walikota Lubuklinggau dan jajaran pengurus NU kota Lubuklinggau makan bersama di rumah dinas, sebelum menuju bandara untuk bertolak kembali ke Jakarta. (Rls/09)

Komentar

Rekomendasi Berita