oleh

Ketua KTNA Musi Rawas Penuhi Panggilan Jaksa Sambil Bawa Oksigen

LINGGAUPOS.CO.ID – Ketua Kontak Tani dan Nelayan (KTNA) Kabupaten Musi Rawas, Catur Handoko, Rabu (24/3/2021) diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau atas kasus dugaan tindak pidana Korupsi dana Hibah KTNA tahun anggaran 2020 yang diduga fiktif.

Pemeriksaan terhadap Catur Handoko selaku Ketua KTNA Musi Rawas merupakan pemeriksaan untuk ke dua kali nya, sebagai Saksi. Pemeriksaan kali ini cukup menyita perhatian, pasalnya Ketua KTNA Musi Rawas itu terlihat mendatangi Kejari Lubuklinggau sambil membawa tabung oksigen.

Catur mengungkapkan tabung oksigen yang ia bawa itu dikarenakan dirinya saat ini tengah sakit, sehingga membutuhkan oksigen tambahan.

Dengan terbata-bata sembari memegang dada, mengisyaratkan bahwa jatungnya sedang sakit, Catur tidak berkomentar banyak saat diwawancarai awak media.

Dirinya hanya mengintruksikan awak media untuk bertanya kepada Kuasa Hukum sebagai perwakilan dirinya.

“Tanya ke Kuasa Hukum saja ya sama pak Dayat. untuk pemeriksaan, ini pemeriksaan yang kedua. Terkait pertanyaan Mas, saya tidak bisa menjawabnya, saya sudah lupa, jantung saya sudah sakit,” ujar Catur Handoko.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel), Aantomo didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Yuriza Antoni, menjelaskan kasus dana Hibah KTNA Musi Rawas yang diduga fiktif tersebut telah naik dari Penyelidikan (LID) ketahap Penyidikan (DIK).

“KTNA ini sudah ditahapan DIK atau Penyidikan, hari ini kita memeriksa pihak dinas selaku pemberi hibah dan pihak penerima hibah dengan inisial CH selaku Ketua KTNA Musi Rawas,” ujar Aantomo.

Aan menambahkan pihaknya belum menetapkan tersangka, namun penyidik tengah mengumpulkan bukti – bukti dan pendalaman siapa – siapa saja yang terlibat didalam kasus tersebut.

“Saat ini penyidik tengah mengumpulkan bukti – bukti untuk penetapan tersangka dan siapa saja yang terlibat. Untuk Ketua KTNA yang mengaku sakit, kami pihak kejaksaan sangat menghargai itu, kami juga sudah menerima surat keterangan dari dokter bahwa Ketua KTNA ini sakit, akan tetapi bersedia untuk diperiksa,” jelasnya.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau tengah melakukan pemeriksaan terhadap anggaran hibah KTNA Musi Rawas senilai Rp1.075.000.000 yang diperuntukan untuk kegiatan Pekan Nasional (PENAS) 2020 di Sumatera Barat (Sumbar), namun kegiatan tersebut  batal dilaksanakan lantaran pandemi Covid-19. Sementara uang hibah tesebut belum dikembalikan ke kas negara.(*)

Rekomendasi Berita