oleh

Ketua Golkar Mura Minta Inspektorat Objektif

…saya pribadi tidak mau terjebak dalam menjustifikasikan atau menghakimi Kades bersalah dan tidak. Dikarenakan Kades tersebut bukan memungut tapi menyetor kepada pihak pembuatan SPJ ADD dan DD dari kecamatan…

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Musi Rawas (Mura), Firdaus Cek Ola

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Musi Rawas (Mura), Firdaus Cek Ola memberikan apresiasi terhadap Inspektorat Musi Rawas atas pengusutan temuan Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Muara Kelingi, yang melakukan Pungutan Liar (Pungli) dalam pembuatan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Sebagai orang yang pernah berkecimpung di dunia Pemerintahan Desa (Pemdes) dan sebagai Ketua DPD Apdesi Sumatera Selatan (Sumsel), Firdaus sangat menyesalkan kenyataan itu. Pasalnya, sudah dilakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), bahkan pelatihan teknis sampai dilakukan keluar daerah, mulai Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Bali. Terakhir diadakan Bimtek bela negara yang melibatkan Rindam II Sriwijaya untuk menciptakan mental dan pribadi Kades yang “Kuat dan Profesional” dalam menjalankan tugas.

“Dalam kejadian ini saya pribadi tidak mau terjebak dalam menjustifikasikan atau menghakimi Kades bersalah dan tidak. Dikarenakan Kades tersebut bukan memungut tapi menyetor kepada pihak pembuatan SPJ ADD dan DD dari kecamatan,” jelas Firdaus, Minggu (11/2).

Maka, dilanjutkan Firdaus, Inspektorat hendaknya mengusut tuntas, jangan hanya sampai Kades dan oknum kecamatan saja, sebab dirinya meyakini tidak menutupi kemungkinan melibatkan pihak lain.

“Inspektorat juga harus turun, untuk melakukan pembinaan baik ke kecamatan maupun desa untuk melakukan pembinaan. Kalau sudah dibina masih terjadi penyimpangan, tentu kita pertanyakan sistem pembinaannya,” tegasnya.

Bahkan, kalau terjadi kriminalisasi terhadap para Kades, sebagai pengurus Apdesi Sumsel siap memberi advokasi atau pendampingan hukum. (Rls/11).

Rekomendasi Berita