oleh

Ketersediaan Pangan Cukup 7 Bulan

PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru menegaskan, ketersediaan kondisi ketersediaan pangan di Sumsel saat ini cukup dan aman untuk tujuh bulan kedepan.

“Hal tersebut berdasarkan perhitungan Neraca Ketersediaan Pangan yaitu komoditas beras, jagung, daging sapi dan telur ayam ras yang semuanya mengalami surplus,” jelas Herman Deru di gedung dewan, Kamis (31/1) menjawab  Fraksi terkait Raperda Tentang Penyelenggaraan Pangan Pokok Provinsi.

Lebih lanjut Herman Deru menambahkan, dalam rangka memberikan pelayanan terhadap akses pangan bagi warga Sumsel. Pemprov berupaya meningkatkan ketersediaan pangan dengan memprioritaskan hasil produksi sendiri.

“Pemprov akan bersinergi dan berintegrasi dengan Pemerintah Kabupaten/kota dalam penyelenggaraan cadangan pangan ini,” imbuhnya.

Adapun strategi yang akan dilakukan Pemprov Sumsel untuk penyelenggaraan cadangan pangan provinsi ini lanjut Herman Deru, mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif melalui perluasan lahan, cetak sawah dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan rawa.

Baik lahan pasang surut maupun lahan lebak guna meningkatkan intensitas pertanaman  dan produktivitas lahan.
“Kami akan terus upayakan ada peningkatan produksi tanaman pangan. Terutama bahan pangan pokok berupa beras,” tegasnya.

Pemprov lanjut Herman Deru, akan mensinergikan Raperda Tentang Penyelenggaraan Pangan Pokok Provinsi dengan mensinergikan penegakan hukum terhadap Perda No.21 Tahun 2014 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Sehingga diharapkan  luas persawahan di Sumsel tidak semakin menyusut.

“Kami juga akan merangsang petani tetap melakukan usaha tani padi dengan cara perbaikan mutu, harga dan jaminan pasar beras. Melalui program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat/Toko Tani Indonesia,” pungkasnya.(rls/end)

Rekomendasi Berita