oleh

Ketersediaan Air Bersih Jadi ‘PR’ RSUD

EMPAT LAWANG – Sejumlah pasien rawat inap di Rumah Sakit Daerah (RSUD) Kabupaten Empat Lawang mengeluhkan kurangnya air bersih di toilet rumah sakit.

Seperti yang katakan seorang warga Kecamatan Tebing Tinggi, Ita yang membawa anaknya berobat dan dirawat inap karena terindikasi Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Kami baru satu malam di sini, anak saya terkena DBD dan kata dokternya harus dirawat inap. Namun kami mengeluhkan sedikit yaitu WC , airnya dikit dan penerangannya tidak ada,” jelas Ita, Jumat (11/1).

Menanggapi ketiadaan air bersih tersebut, Direktur RSUD Empat Lawang, Devi Andrianti melalui Kabid Rekam Medik, Joko Prayitno menjelaskan ketersediaan air bersih di RSUD Empat Lawang sumbernya dari sumur bor.

Sejauh ini RSUD baru memiliki dua titik sumur bor, karena satu sumur bor mengalami kerusakan bagian mesin air sehingga tidak bisa memompa air.

“Jadi air tidak bisa mengalir, karena pompanya rusak. Saya juga bingung merek yang bagus itu apa karena katanya sudah sering diganti, tapi baru enam bulan sudah rusak lagi,” kata Joko.

Joko menjelaskan terpenuhi kecukupan air untuk pasien dan keluarganya merupakan pekerjaan rumah bagi pihaknya untuk memperbaiki RSUD Empat Lawang.

“Ini menjadi ‘PR’ kami memperbaiki dan pemenuhan sarana rumah sakit, saya juga baru mutasi lagi ke bidang ini baru sebulan jadi tidak bisa cepat akan kita usulkan tambah titik sumur bor agar tidak kekeringan lagi,” katanya. (key)

Rekomendasi Berita