oleh

Kesukaan Anak Jadi Ladang Bisnis

TIDAK banyak para wanita yang bisa memanfaatkan peluang bisnis dari apa yang menjadi rutinitasnya sehari-hari. Seperti Yesy Elvianti, dari kegemaran anaknya mengonsumsi bubur membuat istri Brigpol Hendri Dunand ini berinisiatif menjadi mitra kedai bubur bayi organik Nayz.

Usaha yang berjalan sejak dua tahun terakhir ini cukup menjanjikan.

“Saat ini baru buka di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Namun wacananya akan buka satu cabang lagi, tepatnya di arah Bandara Silampari,” ungkap Yesy yang juga tercatat sebagai ASN di lingkungan Pemkot Lubuklinggau ini.

Ecy sapaan wanita berhijab ini khusus menjual bubur bayi 6+, dengan menu yang berbeda-beda setiap harinya. Tentu saja bahan yang digunakan aman, dan sehat bagi bayi. Apalagi, Bubur Bayi Organik Nayz sudah memiliki sertifikat halal dari MUI, KAN, dan BPOM.

“Menunya seperti ayam filet, wartel, cerry, dan kacang hijau. Ada juga daging sapi, kacang, merah, kembang kol, dan buncis. Dan banyak rasa lainnya, kalau puding ada rasa susu karamel, susu coklat, susu vanila dan banyak yang lainnya. Harga buburnya Rp 5.000 per porsi, sedangkan puding Rp 3.000 per porsi,” jelas Ecy.

Diakui istri dari Brigpol Hendri Dunand ini, anak Kevin yang saat ini berusia 3 tahun sangat hobi mengonsumsi bubur bayi. Melalui usaha ini ia juga ingin memberi kemudahan bagi para ibu untuk memenuhi nutrisi anak tanpa harus repot. (07)

Rekomendasi Berita