oleh

Kerusakan Jaringan Internet Disebabkan Tangan Jahil

LINGGAU POS ONLINE – Beberapa hari terakhir, pengguna jaringan internet khususnya Indihome di seputaran Tanah Periuk dan Siring Agung, mengeluhkan putusanya jaringan.

Bukan itu saja, pelayanan pembuatan SIM di Polres Musi Rawas juga terganggu. Bahkan sama sekali tidak bisa memberikan pelayanan, karena terputusnya jaringan internet.

Kepala Kantor Telkom Lubuklinggau Yazirman dan Supervisor Teknik Kandatel Syamsul Komar kepada Linggau Pos Online Kamis (29/8/2019), jaringan internet di kawasan Siring Agung serta Muara Beliti dan sekitarnya sudah diperbaiki.

“Rabu (28/8/2019) sore sudah selesai kami perbaiki untuk yang di Muara Beliti. Begitu juga dengan yang di Simpang Periuk. Imbasnya ratusan pelanggan dan Telkom juga dirugikan dengan kondisi ini,” kata Syamsul Komar yang diamani Yazirman.

Putusanya jaringan internet di Siring Agung dan sekitarnya, ditegaskan Syamsuk akibat tangan-tangan jahil. “Ada yang mencabut kabel fiber optik (FO) di daerah Simpang Periuk. Mungkin dikiranya kabel tembaga,” ia menjelaskan.

Putusnya jaringan di Siriang Agung dijelaskannya sampai dengan dua hari tiga malam. “Tapi sejak kemarin sore jaringan sudah baik,” tambahnya.

Sementara di Musi Rawas, disebabkan pekerjaan yang dilakukan pihak ketiga. “Biasanya kami diberitahu, kalau ada pembangunan seperti itu. Sehingga petugas kami mengawal. Kemarin tidak ada pemberitahuan,” ia mengatakan.

Makanya, terjadi gangguan di Muara Beliti, bahkan menghambat pelayanan Polres Musi Rawas dan Imigari. “Namun hari ini sudah baik kembali,” kata Yazirman.

Terpisah Kepala Imigrasi UKK Musi Rawas Radian menjelaskan imbas putusnya kabel Telkom, pihaknya sejak Senin hingga Kamis mengalami gangguan pelayanan

“Senin hingga Rabu gangguan karena kabel putus. Kamis gangguan dari Server Imigrasi Jakarta, sehingga tidak bisa Pelayanan Imigrasi sama sekali,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, selama tiga hari lalu, satuan penyelenggara administrasi SIM Polres Musi Rawas (Mura), tidak bisa melayani masyarakat yang akan melakukan pengurusan dan perpanjangan SIM.

Tentu saja, hal ini membuat puluhan masyarakat yang sudah mendatangi Polres Mura kecewa.

Lumpuhnya layanan Satpas dikarenakan rusaknya jaringan internet fiber optik PT Telkom Indonesia, yang berada tepat di depan Polres Mura, diduga akibat pengerjaan proyek pembangunan yang tidak memperhatikan keberadaan fasilitas umum.(*)

Laporan Endang Kusmadi

 

Rekomendasi Berita