oleh

Kerukunan Umat di Lubuklinggau Peringkat Satu Se-Sumsel

LINGGAUPOS.CO.ID- Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Lubuklinggau, Drs Ismuridjal Umar menyebutkan bahwa berdasarkan data yang dirilis Stara Institut 2021, angka indeks kerukunan di Kota Lubuklinggau adalah 5,30.

“Angka itu sudah termasuk tinggi, bahkan menjadi yang tertinggi di Sumatera Selatan, diatas Prabumulih dan Palembang,” kata Ismuridjal, di kantor FKUB Kota Lubuklinggau, Rabu (14/3/2021).

Dia mengungkapkan secara nasional, berdasarkan survei Stara Institut, tingkat kerukunan Kota Lubuklinggau menempati peringkat 53.

“Hasil dari survei itu, tidak kami percayai begitu saja. Pada 2018 kami mengajak teman-teman akademisi, termasuk profersor, untuk melakukan penelitian dan survei, dengan metode yang sama yang dilakukan Stara Institut,” jelasnya.

Suervei itu dilakukan, melibatkan 60 mahasiswa. Dengan sebaran di 8 kecamatan di Kota Lubuklinggau. Tim ini bekerja menyerahkan kusioner 600 sampel. Kemudian sebanyak 562 sampel mengembalikan berkas.

“Hasilnya indeks kerukunan di Lubuklinggau naik 0,22 dibandingkan hasil yang di keluarkan Stara Institut,” katanya.
Jadi menurutnya, angka kerukunan umat beragama di Kota Lubuklinggau cukup tinggi. Hal itu bisa dibuktikan dilapangan, sejauh ini tidak ada komplik antar umat beragaman di Lubuklinggau.

Baru-baru ini, lanjutnya, ada tawaran dari Kemenag menawarkan agar FKUB Kota Lubuklinggau membentuk kampung kerukunan. Ada salah satu kampung yang secara survei memenuhi syarat untuk dijadikan kampung kerukunan, atau kampung sadar kerukunan. Yakni di Jalan Riau, Kelurahan Taba Koji, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau.

“Dikampung ini kehidupan sosialmya sangat majemuk, disana ada gereja, masjid, vihara, dan kelenteng. Namun kehidupan sosialnya tetap rukun,” pungkasnya.(*)

https://www.facebook.com/linggaupos.online/videos/142466694546313/

Rekomendasi Berita