oleh

Kepala BPKD Dijadikan Tersangka

Kasus Pemotongan Tunjangan Insentif

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Polres Rejang Lebong menetapkan dua orang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Rejang Lebong sebagai tersangka. Keduanya diantaranya S menjabat sebagai kepala BPKD Rejang Lebong dan R sebagai bendahara sekretariat daerah.

Keduanya diduga terlibat dalam pemotongan uang tunjangan insentif PNS yang ada di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Rejang Lebong. Selain menetapkan dua tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah Barang bukti terasuk kendaraan roda empat.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitupulu Minggu (12/11) menjelaskan, ditetapkannya dugaan tersangka S dan R ini diduga terlibat dalam kasus Pungutan Liar (Pungli) terhadap tunjangan kinerja pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Rejang Lebong.

Dijelaskan kapolres dua tersangka oknum PNS tersebut diduga melakukan pemotongan uang tunjangan kinerja PNS di sejumlah OPD.

“Bendahara pengeluaran melakukan pemotongan di sekretariat daerah, Sekretariat Dewan, BKPD, Dinas Penanaman modal, Inspektorat, Bapedda termasuk BKD,” jelas Kapolres.

Dipaparkan Kapolres, jumlah pemotongan bervariasi sesuai dengan jabatan. Kalau staf sekitar Rp 250 ribu, Kepala bagian lebih tinggi. Misal tunjangan Rp 1.600.000 dipotong Rp 250.000.

“Nanti kita dalami lagi, dan pemotongan oleh Oknum PNS R ini atas perintah S dan diserahkan kepada S,” paparnya.

Saat ini, katanya, pihaknya masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi. Sementara itu, barang bukti uang yang diamankan masih dalam perhitungan.

“Bisa dibayangkan kalau hanya di sekretariat daerah saja ada sekitar 63 orang yang dipotong. Apalagi di sejumlah OPD, setiap bulan sekitar Rp 27 juta, itu dari satu OPD, belum yang lain dan dilakukan sejak Januari 2017,” tuturnya.

Kapolres juga menambahkan, selain barang bukti yang masih dihitung, barang bukti lain diantaranya CCTV, Dokumen, kendaraan roda empat.

“Mulai hari ini keduanya ditahan,” jelasnya.

Sebelum ditetapkan dua oknum PNS sebagai tersangka, Tim Saber Pungli Polres Rejang Lebong pada Sabtu (11/11) melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan di kantor BPKD dan sejumlah ruangan di Sekretariat Pemkab Rejang Lebong.

Kemudian, selain sejumlah barang bukti, tim juga membawa kedua tersangka untuk dilakukan pemeriksaan di ruang Polres Rejang Lebong untuk penyelidikan lebih lanjut. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita