oleh

Kenalkan Makanan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman

Ketua TP PKK Kembali Lakukan Sosialisasi

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Lubuklinggau melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Lubuklinggau dan TP PKK Kota Lubuklinggau melaksanakan pembuatan model kawasan rumah pangan lestari di sekolah. Yang menjadi Narasumber Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau, Yetti Oktarina Prana dengan materi mengenai pendidikan secara dini pemanfaatan perkarangan untuk pemenuhan kebutuhan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman berbasis sumber daya lokal.

Hj Yetti Oktarina Prana menjelaskan, sasaran kegiatan kali ini mengedukasi anak-anak agar mengonsumsi makanan yang sehat, dengan pola yang benar.

“Seperti tidak hanya makan nasi, tetapi karbohidrat bisa diganti dengan ubi, kentang dan jagung. Banyak penyakit yang timbul. Karena pola makan yang terlanjur salah. Kita mengedukasi sedini mungkin kepada anak, juga nantinya untuk para ibu,” jelasnya.

Menurut istri H SN Prana Putra Sohe ini, pola makan yang terlanjur salah inilah nantinya harus diubah dari sekarang. Karena telah menjadi polemik dan masalah yang harus diatasi.

Dalam materi yang disampaikannya, ada berbagai macam vitamin yang dibutuhkan tubuh manusia beserta fungsi dan akibat apabila kekurangan vitamin tersebut. Berikut berapa macam vitamin dan akibat jika kekurangan vitamin.

Vitamin A yang baik untuk mata. Apabila kekurangan, maka akan rentan terkena rabun senja dan kulit kasar. Kekurangan vitamin B1 menimbulkan penyakit beri-beri dan gangguan saraf, kekurangan vitamin B2 akan rentan gangguan pertumbuhan dan gangguan kulit. Kurang Vitamin B6 menimbulkan dramatis dan gangguan saraf.

Selanjutnya, seseorang bisa terkena anemia apabila kekurangan vitamin B12. Kurang vitamin C akan menyebabkan sariawan, gangguan jaringan ikat dan skorbut. Sementara, gangguan tulang akan terjadi apabila kekurangan vitamin D. Kurang Vitamin E menyebabkan mudah rusaknya sel darah merah, serta apabila terluka sulit disembuhkan artinya kekurangan vitamin K.

Makanan yang dikonsumsi terdiri dari sumber zat pembangun seperti kacang, pangan hewani, sumber zat pengatur seperti sayur dan buah. Sementara, Sumber Tenaga yakni padi-padian, umbi-umbian dan tepung.

Ia juga mengenalkan lemak baik seperti dari alpukat, kacang-kacangan dan ikan serta lemak jahat yang berasal dari cake, kerupuk, makanan instan lainnya.

Acara dihadiri Ketua DWP, Hj Rika Rahman, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Virry Grinita, Camat Lubuklinggau Barat I, Perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan. (Rls/09)

Komentar

Rekomendasi Berita