oleh

Kemis Ancam Yudi Dengan Parang

LINGGAU POS ONLINE, RUPIT – Kemis (50) warga Desa Noman Baru, Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dijebloskan ke jeruji besi sel Mapolsek Muara Rupit sekitar pukul 20.00 WIB, Kamis (29/3).

Petani ini diringkus karena diduga melakukan pengancaman terhadap Yudi Susanto (44), warga yang sama dengan tersangka.

Informasi dihimpun, dugaan pengancaman itu terjadi di Dusun VII, Desa Noman Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara sekitar pukul 15.00 WIB, Kamis (29/3).

Kemis diduga mendatangi Yudi dengan maksud menanyakan batas tanah. Namun sesampainya di lokasi tanah dimaksud, Kemis mengatakan kepada Yudi bahwa batas tanah milik orang tuanya adalah kebun karet.

Kemudian Yudi menjawab,“Kalo bukan makmano? Jawaban Yudi ini rupanya membuat Kemis emosi. Ia pun berteriak. “Apo kendak kau!” sambil mengayunkan sebilah parang dibawanya, lalu mengejar Yudi.

Beruntung kejadian itu dilerai oleh Saidi (35) yang berada tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sehingga Yudi berhasil meloloskan diri dan melaporkan kejadian menimpa dirinya ke Mapolsek Rupit.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Rupit, AKP Yulfikri saat dikonfirmasi membenarkan bahwa telah meringkus tersangka Kemis karena diduga telah mengancam Yudi menggunakan parang.

“Tapi tersangka saat ini sudah kami ringkus dan ditahan dipolsek,” kata Yulfkri, Jumat (30/3).

AKP Yulfikri menjelaskan, tersangka kami tahan lantaran diantar warga ke Polsek menyerahkan diri. Saat diinterogasi tersangka mengakui perbuatannya dan terpancing emosi sehingga nekat melakukan pengancaman terhadap korban.

“Saat ini tersangka beserta barang bukti sudah kita amankan dipolsek guna melakukan penyidikan lebih lanjut,” tutupnya.(03)

Rekomendasi Berita