oleh

Kembangkan Motorik Anak

LUBUKLINGGAU – Era terkini, waktu bermain anak-anak banyak habis untuk bermain game di-gadget. Sehingga, gerakan tubuh dan jiwa sosial anak kadang tak tereksplorasi dengan maksimal.

Melihat kondisi ini, penting dalam melestarikan permainan tradisional. Seperti yang dilakukan RA Annajiyah, dengan mengadakan permainan lompat tali.

Kepala RA Annajiyah, Darmawati mengatakan memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak ini, lantaran permainan tradisional saat ini mulai terkikis, padahal ini adalah ciri khas budaya Indonesia, dan ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk mempertahankannya.

Apalagi menurutnya, kebanyakan saat ini anak-anak lebih memilih memainkan gadget atau permainan modern yang minim aktivitas fisik. Padahal, bergerak bagi anak, memiliki banyak manfaat.

“Salah satu manfaatnya yakni kesehatan dan juga berpengaruh pada perkembangan kecerdasan. Di sisi lain, permainan tradisional juga mengajarkan banyak nilai yang baik untuk anak, seperti kerja sama dan tenggang rasa,” tambahnya.

Selain itu, permainan tradisional ini juga untuk melatih proses penyesuaian diri, melatih anak belajar proses interaksi dengan lingkungan, melatih pengendalian diri, melatih pengembangan sikap empati, melatih proses memahami dan menaati aturan, melatih peningkatan kepekaan untuk menghargai sesama dan lainnya.

“Dan permainan lompat tali ini juga sangat baik untuk perkembangan motorik anak,” ungkapnya.

Dengan contoh permainan tradisional yang baik untuk kesehatan lainnya, seperti engkle, gobag sodor, permainan yang menguji konsentrasi, seperti engrang, gundu, bermain kelereng, dam daman dan lain-lain. (rrf)

Rekomendasi Berita