oleh

Keluhkan Tiang Listrik Minim, Sejak 2014 Diusulkan Belum Mendapat Respon

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Ketua RT04 Kelurahan Lubuk Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Durna Wati keluhkan minimnya tiang listrik di wilayahnya. Dari 80 rumah warganya saat ini, hanya ada satu tiang listrik. Hal ini membuat kabel listrik yang tersambung di sana menjadi semrawut.

Durna menjelaskan, keluhan ini dari warga mereka (Ketua RT04,red). Ia mengaku, sudah sejak tahun 2014 lalu menyampaikan keluhan ini ke pemerintah dan pihak PLN. Namun sampai saat ini, belum juga mendapat respon.

“Instalasi listrik yang tersambung ke rumah warga, hanya tersambung dari rumah satu ke rumah, tidak melalui tiang listrik. Padahal, di wilayah ini sudah pernah terjadi kebakaran akibat arus pendek,” ungkapnya.

Dari delapan gang yang ada di wilayah tersebut, tidak ada tiang listrik satu pun untuk menyambungkan aliran listrik ke rumah warga. Kabel-kabel yang menyambung terlihat menjuntai di atas rumah warga, sehingga sangat berbahaya bagi masyarakat.

“Keluhan ini sudah lama kami keluhkan,dari tahun 2014 lalu, karena di sini sering mati lampu,kondisinya sangat semrawut, kabel-kabel di atas rumah takut nanti terjadi kebakaran, karena di sini sudah padat penduduk,” tegasnya

Ia meminta kepada Pemkot Lubuklinggau dan PLN, untuk segera menindaklanjuti keluhan warga tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Emra Endi mengatakan, untuk keluhan tiang Listrik yang belum terpasang di RT04 Kelurahan Lubuk Aman, sampai saat ini memang belum dianggarkan. Direncanakan pada tahun 2018 nanti baru akan dianggarkan.

“Keluhan ini pasti kita tampung, dan akan kita tindak lanjuti. Insya Allah tahun2018 akan dianggarkan, mengingat di sana merupakan wilayah padat penduduk,” ungkapnya.(CW02)

Komentar

Rekomendasi Berita