oleh

Keliling Desa-desa, Imbau Bahaya Narkoba

MUSI RAWAS – Maraknya penggunaan narkoba di desa-desa di wilayah Musi Rawas (Mura), bahkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mura menduga adanya kampung narkoba, membuat instansi ini harus bekerja keras memberikan pencerahan kepada masyarakat.

Kepala BNN Mura, Hendra Amoer kepada Linggau Pos mengatakan bukan hanya penindakan yang harus ditekankan namun cuma pencegahan. Seperti melakukan siaran/imbauan P4GN kepada masyarakat langsung ke desa-desa menggunakan pengeras suara mobil Dayamas BNN Mura.

“Imbauan ini karena menyesuaikan di desa-desa, khusus di daerah pemukiman asal Jawa, selain menggunakan Bahasa Indonesia, juga digunakan Bahasa Jawa,” kata Hendra Amoer, Minggu (3/2).

Mobil Dayamas BNN ini, ditambahkannya, dalam memberikan imbauan di desa-desa, akan berhenti di titik-titik keramaian. Seperti antrean SPBU dan pertokoan.
Kemudian BNN, juga melakukan imbauan melalui safari jumat di Masjid-masjid di desa-desa.

“Dalam imbauan yang kami berikan, juga disampaikan kepada masyarakat untuk jangan ragu mengajak anggota keluarga atau sanak saudara yang telah menyalahgunakan Narkoba untuk direhabilitasi,” tambahnya.

Kemudian, jika mengetahui informasi adanya pengedar atau Bandar Narkoba bisa dilaporkan melalui Call Center di 08117888665.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dan peran serta masyarakat. Karena tanpa peran aktif dan kesadaran semua pihak tentu pemberantasan narkoba mengalami hambatan,” tegasnya.

Tujuan akhir dari kegiatan itu, diakui Hendra Amoer adalah Desa Bersih Narkoba (Bersinar). Nah, untuk memantapkan program ini, BNN melakukan koordinasi dengan Polres Mura, Kodim 0406 MLM dan Kejari Lubuklinggau.

“Kapolres Mura akan membentuk Tim Gabungan bersama BNN Mura, sementara Dandim siap melakukan kegiatan Bhakti TNI di desa yang dijadikan Pilot Project desa Bersinar. Ibu Kajari juga mendukung dengan melakukan sosialisasi dan penyuluhan hukum,” jelasnya.(end)

Rekomendasi Berita