oleh

Kelaparan Hingga Tersesat, Justru Ketemu Ladang Ganja Kedua

LINGGAU POS ONLINE – Menemukan ladang ganja di Bukit Cermin Desa Sukaraja Kecamatan Karangjaya Kabupaten Musi Rawas Utara, bukan perkara mudah.

Berikut suka duka Petugas Gabungan Dirresnarkoba Polda Sumsel, Timsus Narkoba Polres Musi Rawas, Timsus Narkoba Polres Lubuklinggau dan Resmob Brimob Petanang, berhasil menemukan dua lokasi ladang ganja tersebut.

Kamis (1/8) siang petugas gabungan berkumpul di Kompi Brimob Petanang. Setelah menyusun rencana, menggunakan enam unit mobil tim berangkat menuju Desa Sukaraja. Tujuan awal mereka ke kediaman Arpandi (45 tahun).

Namun Arpandi sudah kabur. Justru mereka menemukan empat orang disana, yakni Febry Wikandika alias Debi, Rusandi Darling, Benny dan Syukri yang diduga akan memakai ganja. Keempatnya mereka amankan.

Setelah berkoordinasi, akhirnya tim berangkat di Bukit Cermin. Mereka butuh waktu dua jam menuju ladang ganja.

“Kami mulai berangkat menuju Bukit Cermin sekitar pukul 16.00 WIB. Medannya curam dan mendaki, sampai di sana sekitar pukul 18.00 WIB. Suasana masih terang,” jelas salah seorang anggota tim.

Posisi ladang ganja ini, di puncak bukit. “Tidak banyak pohon disana. Ladang ganja terlihat cukup tinggi sekitar satu meter lebih. Lahannya rata,” ia mengatakan.

Petugas langsung mencabut semua ganja yang ada, ada sekitar 3.000 batang pohon ganja. Mereka menyisakan 100 batang untuk barang bukti, sisanya mereka bakar. Termasuk pondok  yang ada disana.

Antara pukul 22.00 WIB hingga 23.00 WIB mereka selesai membakar ganja. Merencanakan pulang ke Desa Sukaraja.

“Kami hendak pulang, karena kami sudah kelaparan dan kehausan, sebab memang tidak membawa bekal nasi. Sementara air yang kami bawa sudah habis,” kata Ipda Bambang, anggota Timsus dari Polres Lubuklinggau.

Mereka berputar-putar di lokasi yang sama. “Kami cek sepertinya jalur yang kami lalui, sebelumnya sudah kami lalui,” ceritanya.

Berjam-jam mereka berjalan namun tak juga sampai ke Desa Sukaraja. Rombongan yang dipimpin AKBP Edy Nugroho ini, akhirnya sekitar pukul 01.00 WIB (Jumat, 2/8) sepakat untuk berhenti dan beristirahat.

Selama kesasar itu, dalam obrolan Ipda Bambang sempat nyeletuk, berharap ada rusa atau kijang yang mendadak mendekati mereka. Sehingga bisa ditembak dan disantap untuk makan malam.

“Saya bilang ke teman-teman. Siapa tahu ada kijang atau rusa goblok  yang menghampiri kami,” ceritanya sambil tertawa.

Setelah sepakat beristirahat, mereka pun sedapatnya tidur. “Masing-masing mencari tempat yang nyaman, kami kemudian tidur sedapatnya,” tambah Ipda Bambang.

Subuh Jumat mereka langsung begerak menuju jalan pulang. Namun begitu keluar dari hutan, di lereng yang curam dan berbatuan, ditemukan lagi ladang ganja.

“Rasa laparnya langsung hilang, setelah melihat kebun ganja kedua,” kata Ipda Rofik, Kanit Idik Sat Narkoba Polres Musi Rawas.

Mereka kemudian, mencabuti ganja sebanyak 700 batang tersebut. 50 batang mereka sisihkan untuk barang bukti, lainnya dibakar di lokasi. “Setelah itu baru kami pulang. Sekitar pukul 09.00 WIB barulah sampai,” jelasnya.(*)

Laporan Endang Kusmadi

Rekomendasi Berita