oleh

Kejari Musi Rawas Operasional 2021

LINGGAU POS ONLINE– Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Dr Sugeng Purnomo mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau, Jumat (29/11). Kedatangannya dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) rencana pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Musi Rawas Utara (Muratara).

Dr Sugeng Purnomo menyampaikan kedatangannya itu untuk mengetahui situasi kantor, personel serta bagaimana hubungan koordinasi terjalin satuan kerja baik vertikal maupun Muspida yang ada di Mura, Lubuklinggau dan Muratara (MLM).

“Selain itu men-support Kejari karena wilayah cukup luas dan ada kota dan juga kabupaten sehingga beban cukup berat, jadi dengan itu mengetahui Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada, kemudian beban pekerjaan sehingga perlu support dan penambahan SDM, jadi dengan adanya Kunker secara langsung bisa mengetahui bagaimana evaluasinya,” paparnya.

Untuk Kejari Lubuklinggau, kata Dr Sugeng Purnomo, baik SDM maupun kualitas sudah baik dan cara penaatan kantor sudah luar biasa.

“Alhamdulillah untuk terobosan 2020, kita sudah dapat hibah lahan tanah untuk pembangunan Kejari di Mura dan Muratara. Dalam koordinasi kita sudah dilakukan, maka bulan depan akan dikirimkan dokumen atau data ke Sekretariat Kabinet untuk penerbitan keputusan presiden dalam pembentukan Kejari,” lanjutnya.

“Setelah keputusan presiden terbit, kemudian ketentuan yang diterbitkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN RB), baru oleh kejaksaan baru menyiapkan personelnya. Ini cukup panjang. Namun apabila berjalan lancar Alhamdulillah pada 2020 akan dalam proses dan tahun 2021 bisa beroperasi,” ungkapnya optimis.

Kejari Lubuklinggau, Hj Zairida sangat senang karena dari lima Kejari yang dikunjungi Dr Sugeng Purnomo, Kejari Lubuklinggau inilah yang lebih nyaman, tertib dan tertata.

“Untuk terobosan 2020 karena pimpinan Kejari yang dulu harus membentuk Kejari yang baru, saya sudah berusaha membangun sinergi dengan Mura dan Muratara,” katanya.

“Alhamdulillah untuk pembangunan Kejari di Mura kita dapat hibah tanah dari Pemkab Mura berupa lahan tanah seluas satu hektare yang terletak di Agropolitan Center, Kecamatan Muara Beliti, tepatnya di samping Kantor Kemenag, Kabupaten Mura. Sedangkan di Kabupaten Muratara kita dapat lahan satu hektare,” paparnya.

“Pada tahun 2020 akan mulai pembangunan di dua kabupaten tersebut, tinggal tunggu keputusan dari Presiden RI itu keluar,” tambahnya.

Pemkab Siapkan Rp1 Miliar

Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan mengungkapkan lahan yang disediakan untuk pembangunan kantor Kejari Mura seluas 1,125 Hektare (Ha). Bahkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2019 telah disiapkan anggaran untuk Detail Engineering Design (DED).

“Kami juga menyiapkan Rp1 miliar, untuk pengerjaan kantor Kejaksaan ini (Kejari Mura, red),” kata H Hendra Gunawan.

Menurut Hendra, tujuan dilakukannya pembangunan tersebut, untuk meningkatkan fungsi pelayanan dari Kejari. Dalam rangka memberikan pendidikan hukum kepada masyarakat. Selain itu, memang sebagai kabupaten yang sudah memekarkan dua wilayah, yakni Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara.

“Kabupaten Mura, memang sudah layak memiliki kantor kejaksaan sendiri,” jelasnya.

Jadi, pihaknya berharap agar proses pengusulan pembangunan Kejari Mura bisa direalisasikan oleh Presiden RI, Ir H Joko Widodo. Dan pihaknya di daerah akan men-support proses pembangunannya.

Laporan Apriyadi/Aan Sangkutiar

Rekomendasi Berita