oleh

Kejari Lubuklinggau Ajak Generasi Milenial, Generasi Anti Korupsi

LINGGAU POS ONLINE – Memperingati Hari  Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2019, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Lubuklinggau, Kamis (12/12/2019) mengadakan lomba pidato anti korupsi dengan Tema “Generasi Milenial, Generasi Anti Korupsi” yang diikuti oleh 55 para pelajar dari perwakilan SMA/SMK/MA sederajat yang ada di Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Muratara.

Sebagai tim juri langsung Kajari Lubuklinggau Hj Zairida, Kasi Intel Soemarlin Halomoan Ritonga, serta Ketua Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau Hj Mimi Haryani.

Kajari Lubuklinggau mengatakan bahwa  kegiatan ini selain  memperingati  HAKI 2019, supaya para pelajar tau arti dan makna dari anti korupsi itu sendiri. Serta terus belajar untuk mengetahui apa itu anti korupsi.

“Adanya kegiatan ini secara tidak langsung kita ikut mendidik dan menanamkan sejak dini anti korupsi kepada mereka. Semoga pelajar milenial ini betul-betul nanti bisa merasakan arti dari sikap jujur, menanamkan intelektual yang baik, karakter yang baik dan tertanam jiwa-jiwa anti korupsi sejak dini,” harapnya.

Terpisah, Ketua PN Lubuklinggau Hj Mimi Haryani mengatakan, “Kegiatan ini sangatlah positif, dan perlu didukung oleh kita semua, tidak cuma oleh lembaga penegak hukum tetapi juga masyarakat,” ia mengatakan.

Ditambahkannya, dengan adanya kegiatan ini  supaya nilai-nilai anti korupsi itu ditanamkan sejak dini yang ada dalam diri.

“Jadi nilainya inilah yang perlu ditanamkan. Apa sih arti dari anti korupsi itu? Sehingga setelah para pelajar, saat dewasa para bisa memilah-milah mana yang tidak boleh dilakukan dan mana yang boleh dilakukan,” tambahnya.

Mimi menambahkan, “yang baik belum tentu benar, kita harus belajar dari sekarang itu dengan hal-hal yang benar. Kalau benar itu dasarnya aturan, sedangkan baik dan buruk itu anggapan, ada hal yang benar kalau dianggap buruk akhirnya menjadi tidak benar.”

Sementara itu, salah satu peserta lomba Iqbal Saputra dari SMKN 2 Lubuklinggau mengatakan, lomba seperti ini sangat baik, karena bisa membuat generasi muda berpikir tentang berbahaya dan dampaknya dari kasus korupsi bagi negara ini.

“Apa lagi dampak terhadap masyarakat sekarang sangat mengkhawatirkan, seperti di bidang ekonomi dan sosial serta pendidikan. Oleh karena itulah acara ini memang sangat baik bagi kaum milenial seperti kami, dirinya berharap semoga kedepannya perlombaan seperti ini rutin diadakan, karena kegiatan ini bukanlah sekedar pidato saja yang hanya sebatas ucapan tetapi bisa dilaksanakan,” harapnya.(*)

Laporan Apri Yadi

Rekomendasi Berita