oleh

Kejaksaan Ungkap Tiga Perkara

LINGGAU POS ONLINE, SIDOREJO – Sepanjang 2017, Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau telah melakukan penyelidikan terhadap empat dan penyidikan tiga perkara kasus korupsi.

Menurut Kajari Lubuklinggau, Hj Zairida didampingi Kasi Pidsus M Naimullah dan Kasi Intiligen Santosa, beberapa perkara yang sudah ditangani yakni tindak pidana korupsi pada program kemitraan yang dilakukan PT Pertamina Persero tahun 2011, dengan terpidana Ir Deni Pasla perkaranya sudah inkrah.

Kemudian jelasnya, dugaan tindak pidana korupsi dana PNPM Mandiri Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), tahun 2015 dengan terdakwa Ahmad Sarbani.

Selanjutnya, melakukan penyidikan tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit fiktif BNI 46 Cabang Lubuklinggau tahun 2012, dengan tersangka Budiman akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Palembang.

Bersamaan dengan itu dilimpahkan juga Rendi Defriza, yang diduga telah melakukan kredit fiktif di salah satu bank ternama di Kota Lubuklinggau pada tahun 2014.

“Sebetulnya ini perkara yang sudah cukup lama, pada 2014. Perkara ini dilanjutkan karena kemarin kita mencari barang bukti dan sekarang sudah cukup dua alat bukti, jadi tidak ada keraguan kami lagi untuk melakukan tahap penuntutan,” jelasnya.

Khusus untuk, Rendi Defriza akan dilakukan sidang In Absentia, karena yang bersangkutan masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). Karena, Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, sudah menemukan beberapa aset untuk disita.

“Ketiga sudah melaksanakan penyidikan terhadap perkara Akademi Komunitas Negeri (AKN), dan sudah menetapkan dua tersangka,” jelasnya. (11)

Komentar

Rekomendasi Berita