oleh

Kedalaman Pompa Rusak 170 Meter

Warga Terpaksa Beli Air Galon

LINGGAU POS ONLINE, JAYALOKA – Pelayanan air bersih Badan Layanan Umum Daerah Sistem Penyedia Air Minum (BLUD SPAM) di Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas (Mura) terganggu. Akibatnya distribusi air melalui mesin pompa, yang mengalami kerusakan satu bulan lebih, ke rumah pelanggan jadi terhambat.

Warga terpaksa membeli air galon untuk kebutuhan sehari-hari. Ada juga yang mengambil air ke sungai untuk keperluan sehari-harinya.

Seperti dikatakan Wana (45). Warga Kecamatan Jayaloka mengakui terpaksa membeli air galon untuk keperluan sehari-hari. Seperti, air minum, masak nasi, dan lain-lain.

“Air galon itu sehari dipakai untuk masak dan keperluan lainnya. Bisa habis tiga galon. Kalau mandi kami terpaksa mengungsi ke rumah keluarga. atau kami pergi ke Sungai Kungku,” kata Wana kepada koran ini, Senin (20/8).

Wana menyatakan keadaan ini jelas dikeluhkan warga. Ia bersama warga lainnya berharap agar air bersih secepatnya tersalurkan ke rumah mereka.

Kepala BLUD SPAM Kabupaten Mura, Agus Hilman mengatakan bahwa jumlah pelanggan BLUD SPAM Kabuapten Mura mencapai 6.549 pelanggan tersebar di 12 kecamatan dari 14 kecamatan se-Kabupaten Mura.

Soal gangguan distribusi air ke pelanggan, ia menyebutkan karena mesin pompa mengalami kerusakan. Sebab ada tiga unit pompa rusak berat, jadi terpaksa suplai air bersih lebih kurang 500 pelanggan di Kecamatan Jayaloka tidak bisa dilayani dengan baik.

“Kedalaman pompa air itu mencapai 170 meter, ditambah Sumber Daya Manusia (SDM) dan peralatan BLUD SPAM sangat terbatas. Bukan kita tidak ada usaha untuk mengatasi masalah itu,” jelas Agus Hilman.

Ia menambahkan pihaknya sudah meminta bantuan dengan memanggil teknisi dari pihak luar Kabupaten Mura, dan sekarang diupayakan pengerjaannya. Namun, Kades dan Camat sudah diberitahukan agar melakukan sosialisasi ke masyarakat. (04)

Rekomendasi Berita