oleh

Kecanduan Narkoba, Remaja di Muratara Jadi ODGJ, Dipasung

LINGGAU POS ONLINE  – Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tinggal di Kelurahan Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Muratara Arifin terpaksa dipasung. Pasalnya remaja 16 tahun itu kecanduan Narkoba jenis sabu.

Pemasungan terhadap Arifin sudah terjadi empat tahun ini, sejak usianya 13 tahun. Kesehariannya, pinggang Arifin terikat rantai.

Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Marlinda Sari melalui Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P), dr Henny, kondisi Arifin sudah berada dalam penanganan Dinkes sejak dinyatakan menderita gangguan kejiwaan.

“Arifin sudah ditangani tim Puskesmas Muara Kulam, dan rutin diberikan pengobatan. Penyakit gangguan jiwa yang diderita oleh Arifin diakibatkan oleh kecanduan narkoba. Berdasarkan data yang dihimpun dari keluarga dan hasil pengecekan, Arifin kecanduan sabu sehingga mengakibatkannya mengalami gangguan jiwa,” jelas dr Henny.

Sementara Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Muratara, Zainal Arifin melalui Kabid Rehabilitasi Sosial, Husni menjelaskan kondisi pemasungan yang terjadi terhadap Arifin sudah diketahui oleh pihaknya. Bahkan timnya sudah mendatangi tempat tinggal Arifin bersama perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos).

“Dulu kami bersama dengan tim dari Kemensos mendatangi tempat tinggal Arifin, untuk melakukan peninjauan kondisi dan rencana Rehabilitasi,” ungkap Zainal Arifin.

Namun karena kondisi Arifin masih bawa umur dan permasalahan gangguan jiwanya disebabkan oleh sabu, Arifin tidak bisa dirujuk ke tempat rehabilitasi.

“Biasanya kita merujuk ODGJ ke RSJ Bengkulu, namun karena di Bengkulu hanya menangani bagi yang sakit ODGJ murni bukan karena narkoba maka Arifin tidak jadi direhab,” ungkapnya.

Saat ini pihaknya bersama pihak Kemensos sedang mencari panti rehabilitasi bagi anak bawa umur. (fji)

 

Rekomendasi Berita