oleh

Kebutuhan Ayam Potong di Rejang Lebong Capai 8 Ton Per Hari

LINGGAU POS ONLINE- Kebutuhan konsumsi ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong diperkirakan mencapai 8 ton per hari. Dari 8 ton kebutuhan ayam potong tersebut, 6 ton dipasok dari luar.

Salah satunya dari Kota Lubuklinggau dan sekitarnya. Sementara dua ton dipasok dari lokal. Direktur CV Memey Tun Ite, Fauzi salah satu distributor ayam potong di Rejang Lebong menjelaskan, kebutuhan konsumsi ayam potong di Rejang Lebong sekitar 8 ton rutin dilakukan.

“Untuk pasokan dari lokal hanya sekitar 2 ton, selebihnya sekitar 6 ton banyak dipasok dari luar daerah seperti dari Lubuklinggau,” katanya.

Untuk saat ini, harga ayam potong di pasar wilayah Rejang Lebong Rp34.000 – Rp35.000 per kg atau kisaran Rp18.000 per kg untuk kondisi ayam belum diolah dan masih hidup. Harga ini, sambungnya sudah membaik dari sebelumnya.

“Sebelumnya untuk perekor ayam hidup di angka Rp14.000 per kg, sekarang sudah naik menjadi Rp18.000 per kg, kenaikan ini karena stok ayam mulai berkurang,” paparnya.

Menurutnya, untuk harga ayam hidup Rp18.000 per kg, peternak ayam potong ini sudah bisa mendapatkan untung meskipun tak banyak. Sebab, biaya pemeliharaan ternak ayam potong mulai dari benih hingga panen cukup tinggi terutama di pakan dan anakkan.

“Yang paling tinggi biaya produksinya di pakan sama anaknya,” tambah Fauzi.

Laporan SyamsuL Ma’arif

Rekomendasi Berita