oleh

Kebersihan Sekolah Tanggung Jawab Bersama

MIT Ummi Ciptakan Lingkungan Belajar yang Nyaman

‘Kebersihan pangkal kesehatan’. Tiga kata ini kerap jadi tagline sekolah untuk memotivasi peserta didik dalam menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan sekolah. Aplikasinya dinilai penting, sebab lingkungan yang bersih mendukung semangat dan kenyamanan anak belajar. Hasilnya, prestasi siswa membaik.

Laporan Qori Musdhalifah, Cereme

KEBERSIHAN adalah upaya manusia untuk memelihara diri dan lingkungan dari segala yang kotor dalam rangka mewujudkan kehidupan yang sehat dan nyaman.

Bahkan Kepala MIT Ummi, Ahmad Berkah berkeyakinan, kebersihan lingkungan menjadi keunggulan dan cerminan sekolah.

Diantara aktivitas yang bisa dilakukan murid dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah, diantaranya kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya, sebagai murid harus mentaati peraturan sekolah, sehingga sekolah menjadi bersih, asri, nyaman dan sehat.

“Dimomen- momen tertentu kita juga sering adakan kebersihan lingkungan secara gotong royong, salah satu contohnya seperti saat memasuki bulan Puasa Ramadhan beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Dan sebagai petugas piket, lanjutnya, murid harus tepat waktu dalam membersihkan kelas dan lingkungan di luar kelas serta sekitar sekolah lainnya.

Ahmad Berkah juga mengatakan secara keseluruhan, kebersihan dan keasrian tempat belajar adalah tanggung jawab bersama dari setiap warga tempat belajar. Selain guru dan siswa, pemeliharaan dan perwujudan lingkungan tempat belajar yang bersih sehat dan asri tidak lepas dari peran orang tua, swasta lembaga swadaya masyarakat maupun pemerintah.

“Kondisi demikian akan melahirkan siswa yang cerdas, bermutu, berwawasan lingkungan serta mampu menerapkan sikap cinta dan peduli lingkungannya di lingkungan tempat belajar maupun masyarakat,” harapnya. (*)

Rekomendasi Berita